ID EN

Ronaldo Hilang dari Skuad Al Nassr, Isu Ketidakpuasan pada Kebijakan Transfer PIF Mencuat

Selasa, 3 Februari 2026 | 09:43

Penulis: Arif S

Klub Saudi Pro League
Ilustrasi - Klub Saudi Pro League.
Sumber: Pixabay

Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian di Liga Pro Saudi. Kali ini bukan karena gol atau rekor baru, melainkan kabar ketegangan di balik layar yang melibatkan megabintang Portugal itu dengan manajemen Dana Investasi Publik Saudi (Public Investment Fund/PIF).

Megabintang Timnas Portugal itu tidak masuk dalam skuad Al Nassr saat bertandang ke markas Al Riyadh dalam lanjutan Liga Arab Saudi. Meski bermain tanpa Ronaldo, Al Nassr pulang membawa 3 poin berkat kemenangan 1-0 di Prince Turki bin Abdulaziz Stadium, Senin 2 Januari 2026 malam WIB.

Laporan media Portugal, A Bola, menyebut absennya Ronaldo dikabarkan karena tidak puas dengan cara PIF mengelola klub.

Ketidakhadiran Ronaldo tentu menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Al Nassr. Pemain berusia 40 tahun itu masih menjadi mesin gol utama dengan catatan 18 gol dari 22 pertandingan di semua kompetisi musim ini. 

Menurut laporan yang sama, Ronaldo menilai PIF tidak memperlakukan Al Nassr secara adil, khususnya dalam hal dukungan finansial di bursa transfer. 

PIF mengendalikan 75% saham di empat klub Liga Pro Saudi. Keempat klub itu adalah Al Ahli, Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Nassr tempat CR7 bermain. Namun dalam pandangan Ronaldo, tidak ada keseimbangan investasi di antara keempat klub tersebut.

Ronaldo adalah figur sentral yang membuka jalan masuknya bintang kelas dunia ke Sepak Bola Saudi. Sejak transfer spektakulernya ke Faris Najd pada 2023, Liga Pro Saudi dibanjiri nama besar dengan kontrak fantastis.

Karim Benzema bergabung dengan Al Ittihad, sementara Kalidou Koulibaly dan Riyad Mahrez masing-masing merapat ke Al Hilal dan Al Ahli. 

Ronaldo merasa Al Nassr tertinggal dalam urusan dukungan transfer. Kekecewaan tersebut memuncak pada jendela transfer Januari 2026. 

Al Nassr hanya mendatangkan satu pemain, gelandang Irak berusia 21 tahun, Haydeer Abdulkareem. Transfer ini dianggap tidak sebanding dengan ambisi juara Al Nassr.

Sebaliknya, Al Hilal lebih resif. Klub asuhan Simone Inzaghi mendatangkan bek tengah Spanyol Pablo Mari senilai 1,7 juta pounds atau sekitar Rp34 miliar.

Tidak hanya sampai disitu, Al Hilal menggelontorkan 26 juta pounds atau Rp518 miliar untuk mendatangkan penyerang Stade Rennais, Kader Meite. 

Mereka juga dilaporkan hampir menuntaskan transfer senilai 26juta pounds untuk bintang Neom SC, Saimon Bouabre.

Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus turut buka suara. Bulan lalu, pelatih asal Portugal itu secara terbuka mengkritik ketimpangan finansial di Liga Pro Saudi. Menurutnya, Al Nassr tidak memiliki kekuatan politik seperti Al-Hilal. 

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari rival. Bahkan Al Hilal meminta pihak liga menjatuhkan sanksi skors enam bulan sampai satu tahun kepada Jesus.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Al Nassr maupun perwakilan Ronaldo terkait kabar alas an ansennya CR7. 

Namun laporan dari media Portugal ini dengan cepat telah menyebar luas, memicu spekulasi tentang masa depan Cristiano Ronaldo di Arab Saudi dan arah kebijakan PIF dalam mengelola liga yang mereka bangun dengan ambisi global.