Michael Carrick Minta MU Tak Terbuai Euforia Setelah Kemenangan Dramatis Atas Arsenal
Selasa, 27 Januari 2026 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews/Manutd.com
Manajer interim Manchester United, Michael Carrick menegaskan, euforia kemenangan di Emirates tak boleh berhenti sebagai cerita satu malam. Di balik kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal, MU langsung mengalihkan fokus pada satu hal krusial, menjaga momentum.
Kemenangan di kandang pemuncak Klasemen Liga Inggris menjadi penegasan awal era Carrick. Sejauh ini, langkah Carrick masih sempurna sejak ditunjuk sebagai menajer interim setelah Pemecatan Ruben Amorim pada awal Januari 2026.
Dua laga, dua kemenangan 2-0 atas Manchester City dan kini kemenangan sensasional atas Arsenal, membawa MU merangkak naik ke papan atas klasemen.
BACA JUGA
Menang Dramatis Atas Fulham, Carrick: Rasanya Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Kekecewaan Michael Carrick, Manchester United Kehilangan Ketajaman Membalikkan Keadaan
Liga Inggris: Lisandro Martinez Absen, Manchester United Diuji di Markas Newcastle
Namun bagi Carrick, hasil gemilang ini bukan akhir, melainkan awal dari tuntutan lebih besar.
"Kami harus memanfaatkan momentum kepercayaan diri dan menggunakan emosi yang ada. Para pemain menjalani pekan yang luar biasa dan itu harus terus berlanjut," ujar Carrick setelah pertandingan, dikutip dari laman resmi klub pada Senin.
Di Emirates Stadium, MU menunjukkan karakter yang lama hilang. Mereka tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez, tetapi merespons dengan cepat dan tegas.
Kesalahan lini belakang Arsenal dimanfaatkan Bryan Mbeumo untuk menyamakan kedudukan, membuka kembali kepercayaan diri tim tamu.
Di babak kedua, permainan United semakin matang. Gol indah Patrick Dorgu membuat Setan Merah berbalik unggul sebelum disamakan Mikel Merino. Sepakan keras Matheus Cunha dari luar kotak penalti memastikan kemenangan MU.
Carrick menilai kemenangan ini lahir dari keseimbangan antara keberanian menyerang dan ketangguhan bertahan.
“Gol-golnya fantastis dan di beberapa momen permainan kami sangat berbahaya. Di saat lain kami harus bertahan, jadi ini adalah penampilan yang lengkap," kata Carrick.
Meski demikian, Carrick menolak larut dalam pujian. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dan pemahaman atas proses di balik kemenangan itu.
"Kemenangan seperti ini tidak datang dengan mudah, jadi kami harus bisa menyimpannya dan menggunakannya lagi,” katanya.
Statistik memperkuat arti kemenangan ini. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Manchester United di kandang Arsenal di Liga Inggris sejak 2017.
Kemenangan ini mengingatkan kembali pada periode singkat Carrick sebagai manajer interim pada 2021, Ketika itu, ia juga mencatat rekor tak terkalahkan.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Tim asuhan Mikel Arteta gagal memperlebar jarak di puncak klasemen dan kini hanya unggul empat poin dari pesaing terdekatnya dalam perburuan gelar.***










