ID EN

Dua Amunisi Baru Persib: Layvin Kurzawa Bawa Pengalaman, Dion Markx Jadi Investasi Masa Depan

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:30

Penulis: Arif S

Dua pemain anyar Persib Bandung, Dion Markx dan Layvin Kurzawa
Dua pemain anyar Persib Bandung, Dion Markx dan Layvin Kurzawa.
Sumber: persib.co.id

Persib Bandung memulai putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan wajah baru di lini belakang. Dua amunisi baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx bukan sekadar tambalan, melainkan bagian dari rencana jangka pendek dan panjang Maung Bandung.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menyebutkan kedatangan dua pemain anyar, Layvin Kurzawa dan Dion Markx untuk menambah kekuatan Maung Bandung mengarungi putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Bojan mengatakan kedatangan Kurzawa dan Markx untuk mengisi dua posisi yang ditinggalkan Rezaldi dan Hamra Hehanusa. Kedua pemain Persib itu dipinjamkan ke Persik Kediri hingga akhir musim.

"Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah," ujar Bojan dikutip dari laman resmi klub, Selasa 27 Januari 2026.

Kehadiran Kurzawa langsung mencuri perhatian. Bek kiri berpengalaman yang pernah mencicipi level tertinggi Sepak Bola Eropa ini diproyeksikan memberi dimensi baru, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga mentalitas dan pengalaman di ruang ganti Persib. 

Bojan melihat nilai tambah Kurzawa bukan sekadar nama besar, melainkan kualitas yang bisa membantu tim dalam jadwal padat kompetisi.

"Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan," kata Bojan.

Namun, Hodak juga menegaskan proses adaptasi menjadi kunci. Kurzawa sudah cukup lama tidak bermain secara reguler, situasi yang menurut Bojan pernah dialami pemain-Pemain Asing Persib sebelumnya.

"Kita tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus (Federico) Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kita butuhkan. Kami akan bersabar," katanya.

Di sisi lain, Dion Markx hadir dengan narasi berbeda. Bek muda Timnas U-23 Indonesia ini diposisikan sebagai investasi masa depan, sejalan dengan filosofi Persib yang mulai konsisten memberi ruang bagi pemain muda untuk tumbuh bersama tim utama.

Pelatih berkebangsaan Kroasia itu melanjutkan, khusus untuk Dion Markx, diharapkan bisa menembus tim utama mengikuti jejak Kakang Rudianto dan Robi Darwis.

Bojan menilai hadirnya Dion menjadikan Persib Bandung punya cukup stok pemain muda setelah sebelumnya sudah memiliki Zulkifli Lukmansyah, Nazriel Alvaro dan Fitrah Maulana.

"Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat," kata Bojan.

Dengan kombinasi pengalaman Kurzawa yang pernah membela Paris Saint Germain (PSG) dan potensi Dion, Persib mencoba menyeimbangkan kebutuhan instan dan visi jangka panjang. 

Putaran kedua Super League akan menjadi panggung awal untuk melihat sejauh mana dua amunisi baru ini bisa menjawab tantangan, baik dalam perburuan prestasi saat ini maupun pembangunan fondasi Persib di masa depan.