ID EN

Pendapatan Hampir Rp25 Triliun, Real Madrid Puncaki Daftar Klub Terkaya 2026

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:27

Penulis: Arif S

Real Madrid
Klub La Liga Real Madrid.
Sumber: Wikimedia

Real Madrid kembali menegaskan dominasinya di luar lapangan. Meski gagal meraih satu pun trofi pada musim lalu, Los Blancos tetap memuncaki daftar klub terkaya dunia 2026 versi firma keuangan Deloitte, sebuah bukti bahwa kekuatan finansial mereka melampaui hasil di atas rumput hijau.

Menurut laporan terbaru Deloitte, Real Madrid mencatatkan pendapatan fantastis sebesar 1,01 miliar pound atau hampir Rp25 triliun, menjadikan mereka satu-satunya klub Sepak Bola Dunia yang menembus angka satu miliar pound. Capaian ini sekaligus memperpanjang status Madrid sebagai klub paling kaya di planet sepak bola.

Pendapatan terbesar Madrid berasal dari sektor komersial. Iklan menyumbang 518 juta pound, disusul pemasukan hak siar sebesar 292 juta pound, serta penjualan tiket pertandingan 203 juta pound. Setelah dikurangi total gaji pemain dan staf pelatih senilai 446 juta pound, Madrid masih mencatatkan keuntungan bersih sekitar Rp24,9 triliun.

Di bawah Madrid, rival abadi mereka Barcelona menempati posisi kedua dengan pendapatan 851 juta pound. Ini menjadi momen penting bagi Blaugrana, yang untuk pertama kalinya kembali ke tiga besar daftar Deloitte sejak musim 2019/2020.

Bayern Munich berada di posisi ketiga dengan 751 juta pound, disusul juara Liga Champions Paris Saint-Germain dengan 730 juta pound. Liverpool melengkapi lima besar dengan 729 juta pound, sekaligus mencatat sejarah sebagai klub Inggris terkaya untuk pertama kalinya, mengungguli Manchester City yang berada di peringkat keenam dengan 725 juta pound.

Dominasi Premier League tetap terasa kuat. Arsenal di posisi ketujuh dengan 717 juta pound, sementara Manchester United harus puas di urutan kedelapan dengan 692 juta paun pound, atau keempat di antara klub Inggris. Performa buruk musim lalu membuat Setan Merah kehilangan banyak sumber pemasukan.

Situasi keuangan MU diperkirakan makin tertekan pada laporan 2026. Absennya mereka dari kompetisi Eropa musim ini, ditambah tersingkir lebih awal dari Piala FA dan Carabao Cup, menjadi pukulan ganda. 

Sejak daftar klub terkaya Deloitte diperkenalkan 29 tahun lalu, posisi kedelapan merupakan peringkat terburuk Manchester United.

Terakhir kali MU memuncaki daftar klub terkaya versi Deloitte terjadi pada **2017**, yang juga menjadi kali ke-10 sepanjang sejarah klub. 

Posisi 10 besar tahun ini dilengkapi Tottenham Hotspur dengan 587 juta pound dan Chelsea dengan 510 juta pound.

Penurunan Manchester United disorot Deloitte Sports Business Group.

"Jika Anda melihat lagi 10 atau 15 tahun lalu, dan Anda melihat pendapatan pertandingan Manchester United, mereka adalah pemimpin di industri ini," ujar Tim Bridge sebagai perwakilan Deloitte Sports Business Group di BBC Sports.

Secara keseluruhan, Premier League mendominasi 20 besar klub terkaya dunia dengan sembilan wakil.

Spanyol, Italia, dan Jerman masing-masing menyumbang tiga klub, sementara Prancis dan Portugal mengirimkan satu wakil.

Namun di puncak piramida finansial sepak bola global, Real Madrid tetap berdiri sendirian klub terkaya dunia pada 2026.