ID EN

Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Asia dengan Transportasi Publik Terbaik di Asia

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

TransJakarta
TransJakarta menjadi andalan sistem transportasi di Jakarta.
Sumber: TransJakarta

Transportasi Publik bukan sekadar sarana berpindah tempat. Kehadirannya mampu menggerakkan perekonomian, sekaligus memudahkan aktivitas harian masyarakat dan wisatawan. Prinsip ini menjadi fondasi sejumlah negara Asia dalam membangun sistem mobilitas modern, termasuk Indonesia.

Di kawasan Asia, sejumlah negara berhasil membangun jaringan Transportasi Umum yang terjangkau, tepat waktu, dan saling terhubung, mulai dari Kereta Cepat antarkota hingga moda transportasi perkotaan modern. 

Dikutip dari The Nation, Jepang masih menempati posisi teratas dalam urusan perkembangan Transportasi Publik. Menariknya, Indonesia kini masuk dalam daftar 10 negara Asia dengan sistem transportasi publik yang dinilai baik.

Jepang hampir selalu disebut ketika membicarakan transportasi publik terbaik. 

Shinkansen dan jaringan Kereta Api di Negeri Sakura dikenal luas karena kecepatan, keamanan, serta ketepatan waktunya. 

Di kota besar seperti Tokyo dan Osaka, perjalanan antarmoda lancar berkat sistem yang terintegrasi dengan sangat baik.

Korea Selatan menyusul di peringkat kedua dengan jaringan transportasi luas dan canggih, khususnya di Seoul. Informasi perjalanan tersedia secara real-time dengan dukungan multibahasa. 

Sementara sistem pembayaran kartu pintar membuat perpindahan moda terasa praktis dan efisien.

Singapura dengan transportasi publik yang bisa diandalkan berada di posisi ketiga. MRT menjangkau hampir seluruh sudut kota dan didukung jaringan bus. 

Perencanaan matang, aturan ketat, serta pembaruan fasilitas secara berkala membuat kepadatan dan keterlambatan dapat ditekan seminimal mungkin.

China di urutan keempat dengan jaringan kereta cepat terbesar di dunia, menghubungkan banyak kota besar. 

Sistem metro di Beijing, Shanghai, dan Shenzhen berkembang pesat, didukung tiket digital, cakupan rute luas, serta tarif relatif terjangkau.

Hong Kong berada di posisi kelima dalam daftar berkat MTR yang kerap dipuji karena ketepatan waktu dan kebersihannya. 

Sistem ini terhubung dengan bus, feri, dan trem, membuat mobilitas tanpa kendaraan pribadi tetap nyaman.

Taiwan di peringkat keenam, menawarkan pengalaman transportasi ramah bagi komuter dan wisatawan. Kereta Cepat Taiwan menghubungkan kota-kota utama di bagian barat. 

Sementara sistem metro di Taipei dan Kaohsiung dikenal stabil, mudah digunakan, dan bertarif terjangkau.

Uni Emirat Arab menunjukkan perkembangan pesat, terutama di Dubai dan Abu Dhabi. 

Metro Dubai bahkan dikenal sebagai salah satu jaringan otomatis tanpa masinis terpanjang di dunia, dengan fasilitas stasiun modern dan sistem tiket pintar.

Malaysia terus meningkatkan kualitas transportasi publiknya. Di Kuala Lumpur, jaringan MRT, LRT, dan monorel berkembang pesat, menawarkan perjalanan andal dengan biaya relatif terjangkau, meski proses pengembangan masih berlangsung.

Thailand mengandalkan BTS Skytrain dan MRT Bangkok sebagai tulang punggung transportasi perkotaan. 

Kehadiran kedua moda ini membantu mengurangi kemacetan ibu kota dan dikenal cukup efisien serta terawat.

Menutup daftar di peringkat ke-10, Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan, terutama di Jakarta. 

Kehadiran MRT Jakarta serta sistem bus TransJakarta membawa perubahan besar dalam mobilitas warga. 

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, investasi yang terus dilakukan perlahan memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan keandalannya.

Masuknya Indonesia ke jajaran 10 besar transportasi publik terbaik di Asia menandai babak baru perjalanan, di mana menjelajah kota-kota nusantara kian mudah, terhubung, dan selaras dengan ritme kehidupan modern.