India Open 2026: Jonatan Christie Ungkap Kejanggalan Shuttlecock Usai Kalahkan Wakil Singapura
Kamis, 15 Januari 2026 | 14:10
Penulis: Arif S

Sumber: PBSI
Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie menyinggung adanya dugaan insiden Fair Play usai mengalahkan wakil Singapura Jia Heng Jason Teh pada babak pertama BWF World Tour Super 750 India Open 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Rabu 14 Januari 2026.
Jonatan yang berstatus unggulan ketiga menang dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-10 dalam laga berdurasi 40 menit tersebut.
Namun di balik kemenangan itu, Jonatan mengungkap adanya kejanggalan yang dirasakannya pada shuttlecock, khususnya di gim pertama.
BACA JUGA
Pulih dari Cedera, Anthony Ginting Pimpin Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026
Aturan Baru BWF 2027: World Tour Diperluas, Hadiah Tembus Rp452 Miliar
Malaysia Borong Tiga Gelar Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Selamatkan Gengsi Tuan Rumah
Menurut Jonatan, insiden itu terjadi ketika ia mulai merasakan perbedaan karakter kok yang digunakan dalam reli pertandingan.
“Saat dia servis, saya buang, kok terasa kencang. Feeling dan touch-nya berbeda. Saya sempat berpikir apakah bolanya diganti,” ujar Jonatan dalam keterangan resmi PP PBSI seusai laga.
Kecurigaan tersebut, kata Jonatan, semakin terasa ketika shuttlecock berpindah ke sisinya. Ia melihat adanya tanda yang tidak biasa.
“Saat saya pegang, kelihatan seperti ada bekas dipetik. Kalau dipetik itu kadang bisa jadi cepat atau lambat. Kebetulan di gim pertama saya juga sedikit menang angin, jadi terasa tambah kencang,” katanya.
Jonatan menegaskan tidak melihat secara langsung kapan dugaan tindakan tersebut terjadi. Ia juga sudah mengonfirmasi hal itu kepada service judge dan dinyatakan clean.
“Saya tanya ke service judge dan dinyatakan clean. Tapi di shuttlecock-nya memang ada bekas seperti petikan kuku yang tidak ada di shuttlecock baru,” katanya.
Hingga pertandingan berakhir, Jonatan menyebut lawannya tidak mengakui adanya hal tersebut. Ia memilih untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut lebih jauh.
“Pertandingan sudah selesai dan tidak perlu dibahas lagi,” ujar Jonatan.
Dengan kemenangan ini, Jonatan melaju ke babak kedua dan dijadwalkan menghadapi wakil Jepang Yushi Tanaka, yang pernah mengalahkannya pada pertemuan terakhir di Australia Open 2025 dengan skor 17-21, 7-21.










