Lolos ke 16 Besar, Jonatan Christie Ungkap Target di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026
Rabu, 8 April 2026 | 14:00
Penulis: Arif S

Sumber: PBSI
Di tengah ketatnya persaingan di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Jonatan Christie memilih pendekatan berbeda. Tunggal putra andalan Indonesia itu memburu performa terbaik, bukan sekadar hasil akhir.
Langkah awal Jonatan di turnamen ini berjalan tanpa hambatan berarti. Menghadapi wakil Malaysia Leong Jun Hao di babak 32 besar di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu, Jojo tampil dominan dan menang meyakinkan 21-13, 21-8.
Namun di balik kemenangan telak itu, fokus Jojo tetap pada kualitas permainan.
BACA JUGA
Regenerasi Tim Bulu Tangkis Indonesia, Dua Debutan Dapat Jam Terbang di BAC
Tersingkir dari Orleans Masters 2026, Ginting Petik Pelajaran Berharga dari Chou Tien-chen
Jelang All England 2026, 24 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Adaptasi Cuaca dan Zona Waktu
“Target saya melakukan yang semaksimal mungkin dulu. Saya tidak pernah terlalu mematok hasil, yang penting bermain bagus dan ada improvisasi dari permainannya,” ujarnya dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pendekatan itu menjadi cerminan kematangan pemain yang kini menyandang status unggulan ketiga.
Tak ingin terjebak tekanan target, Jonatan memilih mengasah detail permainan, mulai dari variasi serangan hingga ketenangan dalam mengontrol tempo.
Sepanjang pertandingan, kontrol permainannya terlihat jelas. Ia mampu mengombinasikan permainan net yang rapi dengan serangan tajam, sekaligus mempertahankan pertahanan solid saat mendapat tekanan.
Pada gim pertama, Jojo menjaga keunggulan selepas interval dengan disiplin tinggi sebelum menutupnya dengan skor 21-13.
Momentum tersebut berlanjut ke gim kedua, ketika ia membuka jarak poin sejak awal.
Dominasi itu tak terbendung. Dalam waktu 36 menit, ia memastikan kemenangan 21-8.
Setelah kemenangan tersebut, Jojo memilih mengalihkan perhatian pada pemulihan kondisi. Ia menyadari turnamen masih panjang dan lawan berikutnya belum sepenuhnya pasti.
“Puji Tuhan, saya bersyukur hasilnya baik dan untuk persiapan besok lawannya masih main dan belum tahu siapa yang menang, jadi lebih menjaga untuk recovery saja,” katanya.
Pendekatan ini menegaskan, strategi Jonatan bukan hanya soal teknik, tetapi juga manajemen fisik dan mental.
Dalam turnamen sekelas Asia, ketahanan menjadi faktor penentu yang tak kalah penting dari kemampuan bermain.
Di Babak 16 Besar, Jojo akan menghadapi wakil Jepang Yudai Okimoto. Lawannya itu melaju setelah mengalahkan Jia Heng Jason Teh asal Singapura dalam laga tiga gim ketat.
Pertemuan ini diprediksi menjadi ujian berbeda. Okimoto datang dengan momentum dan daya juang tinggi, sementara Jojo membawa konsistensi dan pengalaman di level elite.










