ID EN

John Herdman Sebut Indonesia Punya Potensi Besar Mirip Kanada

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:45

Penulis: Respaty Gilang

John Herdman Siap Pimpin Timnas Indonesia
John Herdman Siap Pimpin Timnas Indonesia? Analisis Lengkap Kandidat Arsitek Garuda
Sumber: ITSME

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, menilai sepak bola Tanah Air memiliki fondasi talenta yang sangat menjanjikan. Pandangan tersebut muncul dari pengalamannya membangun tim nasional Kanada selama lebih dari lima tahun hingga sukses menembus Piala Dunia 2022.

John Herdman resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih kepala timnas Indonesia pada Sabtu, dengan durasi kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Penunjukan ini sekaligus menandai dimulainya proyek jangka menengah yang diharapkan mampu membawa Indonesia naik level di panggung internasional.

“Apa yang saya lihat, kumpulan talenta itu ada. Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan merekrut pemain dwikewarganegaraan dan mereka sudah memulai perjalanan itu,” kata Herdman dikutip dari media Kanada, The Canadian Press, Minggu, 4 Januari 2026.

Bagi Herdman, kemiripan Indonesia dan Kanada bukan hanya soal populasi besar, tetapi juga dinamika pengembangan pemain. Ia menilai Indonesia memiliki kombinasi menarik antara talenta lokal dan Pemain Diaspora yang dapat memperkaya kualitas tim nasional jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

Pelatih asal Inggris tersebut dikenal sebagai sosok transformasional. Selama menangani Kanada, ia berhasil mendongkrak peringkat dunia dari posisi 94 ke peringkat 33 FIFA. Rekam jejak inilah yang membuat kehadirannya di Indonesia disambut dengan ekspektasi tinggi.

Selain potensi pemain, faktor lain yang membuat Herdman tertarik menerima tantangan di Indonesia adalah atmosfer dan militansi suporter. Ia meyakini dukungan publik menjadi elemen krusial dalam membangun tim nasional yang kompetitif.

“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar,” ujar Herdman, yang terakhir kali menangani klub MLS Toronto FC sebelum mengundurkan diri pada November 2024.

Pelatih berusia 50 tahun itu dijadwalkan tiba di Indonesia pada pekan depan untuk menjalani konferensi pers perkenalan resmi. Setelah itu, ia langsung dihadapkan pada agenda padat bersama timnas Indonesia.

Tugas perdana Herdman akan dimulai pada ajang FIFA Series yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day periode 23–31 Maret 2026. Turnamen ini akan menjadi panggung awal untuk memperkenalkan filosofi permainan serta pendekatan taktisnya kepada skuad Garuda.

Usai FIFA Series, Herdman masih akan memimpin timnas Indonesia pada rangkaian FIFA Match Day bulan Juni, September, Oktober, dan November. Selain itu, Piala AFF 2026 yang dijadwalkan mulai 25 Juli 2026 juga masuk dalam agenda penting yang akan menjadi tolok ukur awal proyeknya.

Tak hanya menangani timnas senior, Herdman juga dipercaya membesut tim nasional U23 Indonesia. Menurutnya, keterlibatan langsung di level usia muda penting untuk memahami kultur sepak bola nasional secara menyeluruh.

“Karena saya pikir itu tentu bagian penting untuk mempelajari budaya, benar-benar membenamkan diri di dalamnya. Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan kebiasaan mereka untuk menciptakan koneksi itu,” kata Herdman, yang juga sukses membawa timnas putri Kanada tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011.

Dengan pengalaman lintas level dan lintas budaya, Herdman diharapkan mampu membangun jembatan antara potensi besar Sepak Bola Indonesia dan prestasi nyata di level internasional.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!