Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca, Dua Trofi Tak Mampu Jadi Penyelamat
Jumat, 2 Januari 2026 | 09:33
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Chelsea
Spekulasi siapa pelatih tim pertama di Liga Inggris yang akan kehilangan pekerjaannya akhirnya terjawab. Bukan pelatih Liverpool Arne Slot, tetapi Enzo Maresca justru yang lebih dulu dipaksa meninggalkan Stamford Bridge.
Chelsea resmi memecat pelatih asal Italia Enzo Maresca setelah pergantian tahun, Kamis 1 Januari 2026. Pemecatan itu menjawab teka-teki masa depan Ezo Maresca di Chelsea.
Keputusan ini datang di tengah situasi klub yang semakin tidak stabil. Rumor memburuknya hubungan antara manajemen Chelsea dan Maresca telah berembus dalam beberapa pekan terakhir, seiring merosotnya performa The Blues.
BACA JUGA
Arteta vs Guardiola & Emery: Siapa Pemenang Perang Taktis di Puncak Klasemen?
Susul Maresca, Amorim Jadi Manajer Keenam yang Dipecat di Liga Inggris
Hasil Liga Inggris: Usai Pecat Manajer, Manchester United dan Chelsea Raih Hasil Mengecewakan
Chelsea hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua ajang. Hasil ini sulit diterima klub dengan ambisi dan investasi sebesar Chelsea.
Isyarat perpisahan akhirnya berubah menjadi kenyataan ketika klub mengumumkannya secara resmi.
"Chelsea Football Club dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah berpisah," tulis Chelsea dalam pengumuman resmi.
Maresca direkrut Chelsea dari Leicester City pada Juli 2024. Selama dua musim bersama klub asal London, pelatih 45 tahun itu memberi dua trofi, UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Secara angka, pencapaian itu tidak bisa disebut buruk. Bahkan Chelsea mengakui kontribusi Maresca pada sejarah terbaru klub.
"Prestasi tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari Sejarah Klub baru-baru ini, dan kami berterima kasih atas kontribusinya kepada Klub," kata Chelsea.
Namun di era Premier League modern, trofi masa lalu sering kali tidak cukup untuk melindungi pelatih dari tekanan hasil jangka pendek.
Chelsea menilai target musim ini, terutama di kompetisi domestik dan Eropa membutuhkan arah baru.
"Dengan tujuan utama yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi termasuk kualifikasi Liga Champions, Enzo dan Klub percaya perubahan ini memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan performa mereka di musim ini," kata Chelsea.
Ironisnya, pemecatan ini terjadi ketika Chelsea belum sepenuhnya keluar dari jalur kompetitif. The Blues saat ini berada di peringkat kelima Klasemen Premier League, hanya terpaut tipis dari zona Liga Champions.
Di Eropa, Chelsea menempati peringkat ke-13 klasemen Liga Champions dengan dua laga tersisa.
Sementara di kompetisi domestik lain, Chelsea masih hidup di semua ajang. The Blues akan menghadapi Charlton Athletic di babak ketiga Piala FA, dan sudah menembus Semifinal Carabao Cup.
Namun bagi manajemen Chelsea, posisi “cukup baik” tidak cukup. Dalam kultur klub yang haus stabilitas sekaligus hasil instan, Maresca menjadi korban dari meningkatnya ekspektasi.
Pemecatan Maresca menjadi sebuah pengingat bahwa di Liga Inggris, durasi pelatih bukan diukur dari kontrak, melainkan hasil di papan skor.










