ID EN

Kandaskan Sevilla, Real Madrid Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen La Liga

Minggu, 21 Desember 2025 | 11:03

Penulis: Respaty Gilang

Jude Bellingham
Jude Bellingham mencetak gol pembuka Real Madrid pada laga melawan Sevilla.
Sumber: Antaranews

Real Madrid kembali menunjukkan konsistensi mereka di papan atas Liga Spanyol musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Santiago Bernabeu, Los Blancos sukses menaklukkan Sevilla dengan skor 2-0 pada laga yang digelar Minggu, 21 Desember 2025. Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif tim asuhan Carlo Ancelotti sekaligus menjaga tekanan terhadap pemuncak klasemen, Barcelona.

Tambahan tiga poin membuat Real Madrid kini mengoleksi 42 poin dari rangkaian pertandingan yang telah dijalani. Mereka hanya terpaut satu angka dari Barcelona yang masih bertahan di posisi teratas. Sementara itu, Sevilla harus puas tertahan di peringkat kesembilan dengan raihan 20 poin, hasil yang belum sepenuhnya mencerminkan ambisi besar klub asal Andalusia tersebut di awal musim.

Kemenangan Real Madrid pada laga ini ditentukan oleh gol Jude Bellingham di babak pertama serta eksekusi penalti Kylian Mbappe di penghujung pertandingan. Meski skor akhir terlihat cukup meyakinkan, pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan diwarnai sejumlah momen krusial yang memengaruhi jalannya laga.

Dominasi Real Madrid dan Gol Pembuka Bellingham

Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain dengan penguasaan bola yang rapi, mereka berusaha membongkar pertahanan Sevilla melalui kombinasi umpan cepat di lini tengah. Jude Bellingham kembali menjadi motor permainan, sementara Rodrygo dan Vinicius Junior aktif membuka ruang dari sisi sayap.

Sevilla sendiri tidak sepenuhnya bertahan. Tim tamu mencoba merespons tekanan Real dengan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan para pemain depan mereka. Namun solidnya lini belakang Real Madrid membuat peluang Sevilla kerap terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32. Real Madrid mendapatkan tendangan bebas di area yang cukup ideal. Rodrygo yang maju sebagai eksekutor melepaskan umpan terukur ke dalam kotak penalti. Jude Bellingham dengan pergerakan tanpa kawalan berhasil menyambut bola tersebut dengan sundulan keras yang tak mampu dijangkau kiper Sevilla. Gol ini kembali menegaskan peran penting Bellingham sebagai pencetak gol sekaligus gelandang serba bisa bagi Real Madrid musim ini.

Setelah gol tersebut, intensitas pertandingan meningkat. Sevilla mencoba menaikkan tempo permainan demi mencari gol penyeimbang. Beberapa kali mereka mengirim bola ke area pertahanan Real, namun belum mampu menciptakan peluang bersih. Sebaliknya, Real Madrid justru terlihat semakin nyaman mengontrol jalannya laga.

Situasi Sevilla semakin sulit menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-45+5, pelatih Sevilla, Matias Almeyda, harus meninggalkan area teknis setelah menerima kartu merah akibat melancarkan protes keras kepada wasit. Keputusan tersebut menjadi pukulan psikologis bagi tim tamu yang sudah tertinggal satu gol.

Sevilla Kehilangan Kendali dan Kartu Merah Marcao

Memasuki babak kedua, Sevilla tampil tanpa kehadiran pelatih utama di pinggir lapangan. Meski demikian, mereka tetap berusaha menunjukkan perlawanan. Beberapa perubahan pendekatan dilakukan dengan mencoba bermain lebih direct untuk menekan pertahanan Real Madrid.

Upaya Sevilla sempat merepotkan tuan rumah dalam beberapa situasi, terutama melalui bola mati dan serangan cepat dari sisi sayap. Namun Real Madrid tetap disiplin dalam bertahan dan tidak memberikan banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.

Masalah besar kembali menghampiri Sevilla pada menit ke-65. Bek mereka, Marcao, diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras. Keputusan tersebut membuat Sevilla harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain, sekaligus mengubah keseimbangan laga secara signifikan.

Unggul jumlah pemain, Real Madrid semakin leluasa mengendalikan tempo permainan. Mereka tidak terburu-buru menambah gol, memilih untuk menjaga penguasaan bola dan memancing Sevilla keluar dari area pertahanan. Strategi ini membuat tim tamu semakin kelelahan dan kesulitan menjaga organisasi permainan.

Sevilla tetap mencoba bertahan sebaik mungkin sambil sesekali melancarkan serangan balik. Namun dengan kondisi tim yang tidak ideal, upaya mereka kerap kandas sebelum mencapai sepertiga akhir lapangan.

Penalti Mbappe Mengunci Kemenangan Los Blancos

Memasuki fase akhir pertandingan, tekanan Real Madrid akhirnya berbuah gol kedua. Pada sebuah situasi di dalam kotak penalti, Juanlu Sanchez melakukan pelanggaran terhadap Rodrygo. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, memberikan Real Madrid peluang emas untuk menggandakan keunggulan.

Kylian Mbappe yang dipercaya sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan tenang. Pada menit ke-86, penyerang asal Prancis itu sukses menaklukkan kiper Sevilla dengan sepakan akurat, memastikan keunggulan 2-0 bagi Real Madrid. Gol tersebut sekaligus menegaskan kontribusi Mbappe yang kian penting dalam skema permainan Real di momen-momen krusial.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Real Madrid menutup laga dengan kemenangan yang tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjaga momentum mereka dalam perburuan gelar Liga Spanyol musim ini.