ID EN

Duel Panas di Sevilla: Oyarzabal Selamatkan Spanyol, Antar La Roja ke Piala Dunia 2026

Rabu, 19 November 2025 | 07:00

Penulis: Arif S

Pemain Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal
Dokumentasi - Pemain Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal.
Sumber: Antara/UEFA

Di malam penuh tensi di Stadion de la Cartuja, Spanyol mungkin tidak tampil seefektif biasanya, namun satu hal yang tidak pernah diragukan dari La Roja, mereka tahu bagaimana menyelesaikan pekerjaan. Hasil imbang 2-2 melawan Turki sudah lebih dari cukup untuk memastikan langkah mereka ke Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi raja Grup E.

Spanyol memulai laga dengan percaya diri. Baru empat menit berjalan, Dani Olmo sudah membuka skor setelah menerima umpan matang dari Marc Cucurella. Kombinasi ini mencerminkan DNA permainan Spanyol melalui pergerakan terukur dan eksekusi klinis.

Olmo bahkan memiliki peluang untuk membawa Spanyol menjauh, tetapi beberapa penyelesaian yang kurang tajam membuat laga tetap hidup bagi Turki.

Momentum itu dimanfaatkan dengan baik tim tamu. Menjelang jeda, Deniz Gul melepaskan tendangan voli yang tak mampu dibendung Unai Simon, mengubah skor menjadi 1-1 dan sedikit memicu kegelisahan di tribune de la Cartuja.

Turki Balikkan Kedudukan, Spanyol Menolak Tumbang

Babak kedua berubah menjadi duel intens yang menguji ketangguhan mental Spanyol. Turki mengejutkan publik tuan rumah ketika Salih Ozcan memaksimalkan umpan Orkan Kokcu pada menit ke-54 membawa mereka unggul 2-1.

Dalam situasi seperti ini, tim besar diuji. Spanyol menjawab dengan karakter. Tekanan tanpa henti membuahkan hasil pada menit ke-62. Mikel Oyarzabal mencetak gol penyama 2-2 setelah menyambar bola rebound di kotak penalti. La Roja kembali bernapas, dan tensi laga naik ke level berikutnya.

Spanyol sempat merayakan gol ketiga lewat Fermin Lopez, namun selebrasi itu dipadamkan bendera offside.

La Roja Tetap yang Terbaik di Grup E

Pada akhirnya, skor 2-2 bukan hasil yang menggembirakan bagi fans Spanyol, tetapi klasemen berkata lain. Dengan 16 poin dari enam laga, Spanyol memastikan posisi puncak dan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.

Turki harus puas berada di posisi kedua dengan 13 poin, mempersiapkan diri menuju playoff yang menentukan hidup-mati mereka.

Misi Berikutnya di Piala Dunia 2026

Bagi Spanyol, kualifikasi ini hanya langkah awal. Mereka kini menatap Piala Dunia 2026 dengan skuad yang dipenuhi bakat muda seperti Dani Olmo dan Oyarzabal, serta generasi baru haus gelar.

La Roja pernah merajai dunia pada 2010 dan Eropa dua kali berturut-turut. Kini, setelah memastikan tiket ke Amerika Serikat-Kanada-Meksiko, pertanyaan besarnya adalah bisakah mereka kembali menjadi kekuatan besar di panggung dunia?***