ID EN

Norwegia Pecahkan Kutukan 28 Tahun, Tembus Piala Dunia 2026 dengan Sempurna

Senin, 17 November 2025 | 17:00

Penulis: Arif S

Erling Haaland
Penyerang Norwegia Erling Haaland usai laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa kontra Italia di Stadion San Siro, Milan.
Sumber: Antara/UEFA

Di tengah megahnya San Siro, perjuangan Norwegia untuk tampil di Piala Dunia akhirnya membuahkan hasil. Setelah 28 tahun penantian, Norwegia resmi lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cara yang sempurna.

Di laga terakhir Kualifikasi Grup I zona Eropa, Norwegia menaklukkan tuan rumah, Italia dengan skor mayakinkan 4-1 di Stadion San Siro, Milan, Senin 17 November 2025 dini hari WIB.

Kemenangan ini bukan hanya bernilai tiga poin, tetapi pintu menuju panggung dunia yang lama tertutup bagi generasi sebelumnya.

Ketika Italia Mengancam, Norwegia Menolak Tersungkur

Sejak menit awal, Italia menunjukkan ambisi mereka untuk mengejar keajaiban. Mereka butuh menang dengan selisih sembilan gol, sebuah misi yang nyaris tidak masuk akal, tetapi tetap mereka kejar dengan determinasi.

Italia sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Francesco Pio Esposito ketika laga baru berjalan 11 menit.

San Siro bergemuruh. Italia menyerang tanpa henti. Tapi Norwegia bertahan, menunggu waktunya. Perlahan, pertandingan berubah arah.

Dikutip dari laman FIFA, Norwegia akhirnya membalikkan keadaan berkat empat gol yang dicetak Antonio Nusa (63'), Erling Haaland (78', 79') dan Jorgen Strand Larsen (90+3').

Sempurna di Delapan Laga dengan 24 Poin

Ketika peluit akhir berbunyi, semuanya menjadi resmi. Kemenangan atas Italia menegaskan posisi Norwegia di puncak klasemen akhir Grup I Kualifikasi zona Eropa dengan hasil sempurna 24 poin dari delapan pertandingan, sekaligus lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Ini menjadi sebuah kampanye tanpa cela, sesuatu yang tidak pernah dilakukan Norwegia dalam perjalanan menuju tiga edisi Piala Dunia sebelumnya.

Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan keempat Norwegia di gelaran empat tahunan tersebut setelah sebelumnya tampil pada edisi 1938, 1994 dan 1998.

Di sisi lain, Italia kembali harus mencari napas tambahan. Kekalahan dari Norwegia menempatkan Italia di peringkat kedua klasemen akhir dengan 18 poin dari delapan pertandingan dan harus bertarung di babak playoff.

Ini menjadi cerita berbeda dari tim yang gagal masuk dua edisi terakhir Piala Dunia. Italia tentu tidak ingin melewatkan kesempatan lolos ke Piala Dunia 2026 melalui babak playoff setelah pada edisi 2018 dan 2022 Gli Azzurri gagal melaju ke putaran final.

Haaland, Penutup Penantian 28 Tahun

Norwegia dapat membalikkan keadaan bahkan memperlebar keunggulan melalui dua gol yang dicetak Erling Haaland hanya dalam kurun waktu dua menit.

“Saya senang, tapi lebih merasa lega. Ada banyak tekanan dan hal lainnya, dan saya merasakan itu. Tapi, ini menyenangkan,” ungkap Haaland dikutip dari laman resmi UEFA, Senin 17 November 2026.

Haaland adalah pusat revolusi ini dengan 16 gol dalam 8 pertandingan. Capaian ini enempatkanna sebagai top skor Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. 

Haaland menjadi sosok vital keberhasilan Norwegia lolos ke Piala Dunia.
Dan dia merasakannya sepenuh hati.

“Rasanya benar-benar gila. Saya bangga dan ini sungguh fantastis.”

Haaland juga mengirim pesan ke dunia.

“Fakta bahwa kami bisa datang ke sini dan menang 4-1 menunjukkan bahwa kami agak sulit ditebak. Ini cukup bagus untuk diketahui semua orang.”

Pada akhirnya, inilah momen yang dinanti Norwegia sejak 1998. Sebuah malam ketika sejarah berubah arah. Sebuah malam di mana generasi baru, dipimpin Haaland, mengembalikan negara itu ke peta dunia sepak bola. Penantian 28 tahun itu akhirnya benar-benar usai.***