Erick Thohir Targetkan Timnas Garuda Peringkat 100 FIFA dan Tembus Piala Dunia 2030
Kamis, 6 November 2025 | 13:14
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Rauf Adipati
Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 tak membuat Ketua Umum PSSI Erick Thohir patah semangat. Ia langsung menatap jauh ke depan, menargetkan Garuda Merah-Putih tampil di Piala Dunia 2030 dengan program pembangunan tim yang lebih agresif dan berkelanjutan.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Rabu 5 November 2025, Erick menegaskan tekad barunya setelah kekalahan Indonesia dari Arab Saudi dan Irak pada babak keempat kualifikasi.
“Kami memohon maaf dan akan melakukan evaluasi dan kembali menyusun strategi untuk meraih mimpi besar kita bersama. Termasuk untuk bisa menembus peringkat 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan tampil di putaran final Piala Dunia 2030,” tulis Erick.
BACA JUGA
Analisis Ropan: Aturan 7-9-11 PICU Peningkatan Kualitas Liga Super Indonesia
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Garuda Uji Kualitas Lawan Tim Lintas Benua
Era John Herdman Dimulai: Nakhoda Baru dengan Misi Transformasi Garuda
Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menegaskan dukungan penuh datang dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam video yang diunggahnya, ia mengungkapkan pesan langsung dari Presiden agar PSSI dan Timnas tidak berhenti berjuang meski gagal lolos kali ini.
“Saya juga sampaikan kepada masyarakat secara terbuka, pemerintah. Jadi ya saya harus mohon maaf kepada semua yang percaya. Ketika Pak Presiden saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience (tangguh), figur yang pantang menyerah, ‘Ya coba lagi, Pak Erick, harus coba lagi’. ‘Wah jadi semangat lagi’,” ungkap Erick.
Kegagalan di 2026 justru dijadikan momentum untuk memperkuat fondasi tim nasional. Erick menyebut bahwa PSSI akan membangun ulang program pembinaan dari dasar, termasuk dengan pola latihan dan kompetisi yang lebih intens agar skuad Garuda bisa bersaing di level elite Asia.
“Kalah gak gagal gak mungkin kita menutupi diri. Saya senang Pak Presiden bilang, ‘Coba lagi, bikin lagi program yang lebih agresif’,” tambahnya.
Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi istimewa, memperingati 100 tahun sejak turnamen pertama di Uruguay pada 1930.
Ajang ini bakal digelar di enam negara, Maroko, Portugal, Spanyol, Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Maroko, Portugal, dan Spanyol menjadi tuan rumah utama. Sementara tiga negara Amerika Selatan akan mendapat kehormatan menggelar laga pembuka.
Kini, setelah kegagalan di 2026, fokus PSSI bukan sekadar lolos, tapi menyiapkan tim yang benar-benar siap bertarung di panggung dunia.
Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan pemerintah, mimpi Indonesia tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar wacana tapi target nyata menuju 2030.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!