Kemenangan Liverpool Dihantui Kontroversi, Wasit Tak Beri Penalti Handball Tchouameni
Rabu, 5 November 2025 | 15:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews/uefa.com
Kemenangan tipis Liverpool 1-0 atas Real Madrid dalam matchday keempat Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu 5 November 2025 dini hari WIB, tak lepas dari kontroversi panas di lapangan. Gol tunggal Alexis Mac Allister pada menit ke-61 memastikan tiga poin untuk The Reds.
Namun sorotan utama justru tertuju pada keputusan wasit Istvan Kovacs yang menolak memberi penalti untuk tuan rumah di penghujung babak pertama.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Liverpool di Liga Champions musim ini. Sementara bagi Madrid, hasil ini menjadi kekalahan pertama dari empat laga.
BACA JUGA
Dua Wajah Real Madrid di Anfield: Courtois Jadi Tembok, Mbappe Menghilang
Liverpool Vs Real Madrid: Pertarungan Atmosfer, Mental, dan Sejarah yang Masih Panas
Trent Dedikasikan Laga Liverpool vs Madrid untuk Jota, Ini Pesan Menyentuhnya
Tensi tinggi di Anfield meningkat tajam gara-gara satu momen krusial yang membuat para pemain dan fans Liverpool garuk kepala.
Kontroversi Handball Tchouameni di Akhir Babak Pertama
Drama terjadi pada menit ke-45. Dominik Szoboszlai melepaskan tembakan jarak jauh yang mengenai tangan kanan Aurelien Tchouameni di kotak penalti Madrid.
Namun wasit Istvan Kovacs menilai insiden tersebut hanya berbuah tendangan bebas untuk tim tuan rumah.
VAR kemudian memanggil Kovacs untuk meninjau tayangan ulang di monitor pinggir lapangan. Semua mata di Anfield menunggu hasil akhir dari tinjauan itu.
Akan tetapi, keputusan akhir justru memicu perdebatan. Kovacs memutuskan tidak memberikan penalti maupun tendangan bebas. Bola yang mengenai tangan Tchouameni dianggap bukan pelanggaran handball.
Penjelasan Resmi UEFA: Bukan Penalti
Dikutip dari Express, UEFA akhirnya memberikan penjelasan resmi soal insiden kontroversial itu.
Menurut badan sepak bola Eropa tersebut, keputusan VAR sudah tepat dan tidak ada alasan untuk memberi penalti kepada Liverpool.
"Keputusan VAR: tidak ada penalti. Bola menyentuh lengan kiri pemain Real Madrid bernomor punggung 14, yang berada dekat dengan tubuh dalam posisi alami," bunyi pernyataan VAR.
Pernyataan itu tak banyak menenangkan suporter Liverpool yang merasa tim mereka dirugikan, terutama karena posisi tangan Tchouameni terlihat menghalangi laju bola menuju gawang.
Mark Clattenburg: Wasit Harusnya Beri Penalti
Sementara itu, mantan wasit Premier League Mark Clattenburg ikut angkat suara. Ia mengkritik keputusan Kovacs dan menilai Liverpool seharusnya mendapatkan penalti dari insiden tersebut.
"Itu bagus mendapat kesempatan kedua untuk melihatnya. Saya pikir wasit, dari sudut pandangnya, mengira bola berada di luar, tetapi dari sudut pandang samping ini, yang dimiliki asisten wasit, sepertinya lengan tersebut berada di dalam kotak penalti saat bola mengenai sasaran," kata Clattenburg.
"Ketika itu terjadi, VAR akan merekomendasikan peninjauan. Saya pikir wasit mungkin akan berubah pikiran," ucap Clattenburg.
Meski Liverpool akhirnya menutup laga dengan kemenangan 1-0 lewat sundulan Mac Allister, kontroversi penalti itu menjadi pembicaraan utama seusai pertandingan.










