ID EN

PSSI Bantah Rumor Kembalinya Shin Tae-yong, Fokus Era Baru Bangun Timnas Jangka Panjang

Senin, 3 November 2025 | 13:57

Penulis: Respaty Gilang

Shin Tae Yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong.
Sumber: PSSI

Spekulasi soal kembalinya Shin Tae-yong ke kursi pelatih timnas Indonesia akhirnya dibantah tegas oleh PSSI. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyano Sungkono, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak memiliki dasar dan sama sekali tidak masuk dalam agenda federasi saat ini.

“Kami ingin meluruskan bahwa berita mengenai kembalinya pelatih Shin Tae-yong (STY) itu adalah berita tanpa dasar dan tidak valid. Tidak ada pembicaraan apapun mengenai STY dalam agenda PSSI saat ini,” ujar Vivin dalam keterangan resmi, Senin, 3 November 2025.

Vivin menyampaikan, PSSI menghargai kontribusi Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert atas kerja keras mereka selama menangani skuad Garuda. Namun, fokus federasi kini bukan lagi pada masa lalu, melainkan membangun arah baru sepak bola nasional yang lebih berkelanjutan.

“Kami sangat berterima kasih atas kinerja yang ditunjukkan oleh Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert dalam perjuangan mereka di masa jabatan masing-masing. Tapi sekarang, sudah saatnya semua pihak menatap ke depan,” jelasnya.

Sejak kursi pelatih senior kosong pasca pemecatan Patrick Kluivert pada 16 Oktober lalu, setelah kegagalan Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026, PSSI masih belum memastikan sosok pelatih baru yang bisa membangun tim dalam jangka panjang.

Proses Seleksi Ketat, Fokus ke Visi dan Peta Jalan Baru

Menurut Vivin, saat ini PSSI sedang melakukan seleksi matang untuk menentukan pelatih baru yang bukan hanya kompeten secara teknis, tapi juga sesuai dengan visi dan arah pembinaan sepak bola Indonesia ke depan.

“PSSI sedang bekerja keras mencari sosok pelatih senior yang akan memimpin Timnas dalam jangka waktu panjang sesuai dengan visi dan peta jalan baru sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan bisa memberi ruang dan waktu agar proses seleksi berjalan tanpa tekanan publik berlebih.

“Kami meminta semua pihak untuk bersabar, karena proses pemilihan pelatih senior putra ini dilakukan dengan sangat matang. Kami ingin figur yang terbaik untuk posisi ini,” tambah Vivin.

Vivin juga menekankan bahwa membangun prestasi timnas bukan proses instan. 

“Kami juga ingin mengingatkan kembali, prestasi itu adalah investasi. Ini bukan cuma masalah biaya, tapi juga membutuhkan waktu dan strategi yang pas,” ujarnya.

Rumor Bukan Solusi, PSSI Ingin Langkah Konkret

Rumor soal kembalinya Shin Tae-yong sempat viral di media sosial dan jadi bahan perdebatan di kalangan fans. Namun, PSSI memilih langkah realistis dengan menyiapkan kerangka jangka panjang, termasuk kemungkinan menunjuk pelatih dengan visi pengembangan pemain muda, gaya main modern, dan komitmen terhadap roadmap sepak bola nasional.

Sejumlah nama asing disebut-sebut jadi incaran, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi. Jika mengikuti tren global, PSSI kemungkinan mengincar pelatih dengan pengalaman di level Asia dan Eropa, yang mampu menyeimbangkan taktik dan pembinaan.

Dengan arah baru yang lebih terukur, publik kini menanti gebrakan nyata dari federasi, bukan sekadar wacana nama besar di kursi pelatih.