ID EN

Rizky Ridho Kenang Selebrasi Cium Garuda, Bermain Meski Cedera Demi Indonesia

Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:00

Penulis: Arif S

Rizky Ridho
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Sumber: Antara/PSSI

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho mengenang momen paling emosional dalam kariernya, yaitu selebrasi kemenangan 1-0 atas Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Maret 2025.

Momen itu terekam dalam sebuah foto ikonik yang kini terpajang dalam Pameran Foto Media Cup 2025 bertema “Timnas Indonesia dari Masa ke Masa” di Cibis Park, Jakarta Selatan, Selasa 28 Oktober 2025. Dalam foto tersebut, Ridho mencium lambang Garuda di dadanya sambil menunjuk ke langit, sebuah selebrasi yang sarat makna perjuangan.

“Tentu sebuah kebanggaan bisa membela Timnas Indonesia. Tidak mudah bisa ada di titik seperti ini. Termasuk ketika melihat foto-foto para pemain membuat saya begitu emosional karena teringat berbagai momen,” ujar Ridho saat menghadiri pameran tersebut.

Pemain berusia 23 tahun itu telah mencatat 47 penampilan bersama Timnas Indonesia, dan salah satu momen paling diingatnya adalah laga heroik kontra Bahrain. 

Di laga itu, Ridho bermain dalam kondisi cedera parah dan bahkan beralih posisi menjadi striker di menit-menit akhir pertandingan.

“Di foto selebrasi ini saya ingat itu ketika kita menang lawan Bahrain. Saya sudah menahan sakit dan minta ganti ke pelatih, tapi sudah tidak bisa ganti lagi karena kuota sudah habis,” ungkap Ridho.

Kala itu, pelatih Patrick Kluivert sudah menggunakan lima jatah pergantian pemain, dengan memasukkan Ivar Jenner, Eliano Reijnders, Sandy Walsh, Ricky Kambuaya, dan Ramadhan Sananta. Karena tidak bisa diganti, Ridho memutuskan tetap bertarung di lapangan, bahkan bermain di lini depan bersama Sananta hingga peluit akhir berbunyi.

“Makanya kalau dilihat saya di depan terus akhir-akhir,” kenangnya.

Meski menahan rasa sakit, tekad Ridho untuk tetap berjuang demi lambang Garuda tak pernah surut. Selebrasinya malam itu menjadi simbol semangat juang tanpa menyerah.