ID EN

Seluruh Akses Masuk Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran

Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:06

Penulis: Arif S

Kobaran api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Kobaran api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu 9 Agustus 2026.
Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya

Aktivitas wisata di Gunung Bromo untuk sementara harus terhenti. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh akses wisata menuju kawasan Bromo mulai Sabtu pukul 22.00 WIB untuk memaksimalkan upaya pemadaman kebakaran.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan diambil berdasarkan perkembangan terbaru kondisi kebakaran di lapangan. Kobaran api di kawasan Kaldera Bromo semakin meluas sehingga keberadaan wisatawan dinilai dapat mengganggu proses pemadaman sekaligus meningkatkan risiko keselamatan.

"Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata," ujar Rudi.

Penutupan berlaku untuk seluruh pintu masuk menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Ada lima akses yang selama ini digunakan wisatawan dan tersebar di empat kabupaten.

Pintu masuk meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Wisatawan untuk sementara tidak dapat memasuki kawasan Gunung Bromo melalui jalur mana pun. Penutupan tidak hanya ditujukan untuk membantu petugas memadamkan api, tetapi sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung.

"(Penutupan) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," katanya.

Tiket Wisata Bromo Bisa Dijadwalkan Ulang

Penutupan kawasan Bromo berdampak kepada wisatawan. Balai Besar TNBTS memberikan sejumlah opsi bagi wisatawan yang sudah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk tanggal kunjungan saat penutupan diberlakukan dapat melakukan penjadwalan ulang. Selain itu, wisatawan juga dapat memilih opsi pengembalian uang atau refund.

Untuk mendapatkan layanan itu, wisatawan diminta melengkapi formulir melalui laman booking online TNBTS.

Kebijakan ini menjadi bentuk penyesuaian pengelola terhadap kondisi darurat di kawasan wisata sekaligus memberikan kepastian bagi wisatawan yang sudah melakukan reservasi.

Pelaku Wisata Diminta Hentikan Aktivitas

Tidak hanya wisatawan, Balai Besar TNBTS juga meminta seluruh pelaku usaha jasa wisata untuk sementara menghentikan aktivitas mereka di kawasan taman nasional.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan tetap kondusif selama proses pemadaman berlangsung.

"Ini demi keselamatan, keamanan, dan keselamatan bersama," tegasnya.

Berdasarkan video yang diunggah Balai Besar TNBTS melalui akun Instagram resminya, kobaran api berada di area tebing yang berdekatan dengan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT).

Dalam rekaman itu, seorang petugas menyampaikan api telah merambah ke arah Gunung Kursi yang masih berada dalam kawasan TNBTS.

Belum ada batas waktu yang ditetapkan untuk pembukaan kembali akses wisata Gunung Bromo. Karena itu, calon wisatawan disarankan menunggu informasi resmi dari Balai Besar TNBTS sebelum merencanakan kunjungan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!