Indonesia Dipercaya FIP Gelar Enam Turnamen Padel Internasional pada 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 16:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Perkembangan olahraga padel di Indonesia mendapat pengakuan dari Federasi Padel Internasional (FIP). Setelah dinilai sukses menggelar sejumlah kejuaraan pada tahun lalu, Indonesia kini dipercaya menjadi tuan rumah enam turnamen internasional sepanjang 2026.
Peningkatan jumlah ajang tersebut menjadi sinyal bahwa kualitas penyelenggaraan turnamen di Tanah Air mendapat apresiasi dari federasi dunia. Selain memperkuat posisi Indonesia di kancah padel internasional, kepercayaan itu juga membuka peluang lebih besar bagi atlet nasional untuk bersaing di level global.
Wakil Ketua Umum I Perhimpunan Besar Padel Indonesia (PBPI), Mochtar Sarman, mengatakan FIP memberikan kepercayaan lebih besar setelah melihat kesuksesan Indonesia dalam menggelar turnamen pada 2025.
BACA JUGA
Turnamen Padel Kemayoran Strategi Pengembangan Potensi Sport Tourism di Jakpus
Belajar Padel dari Para Expert, Teknik Dasar yang Wajib Dikuasai Pemain Baru
Hexagon Cup 2026, Lewandowski Comeback Sebagai Kapten RL9 Team di Ajang Padel Paling Bergengsi
"Tahun lalu (2025) kami sudah dikasih dua kali menggelar turnamen dan mereka sangat senang dengan apa yang sudah kami lakukan, makanya tahun ini (2026) dikasih lebih dan dipercaya untuk enam turnamen," kata Mochtar dalam konferensi pers terkait FIP Bronze-Promises Jakarta 2026 di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Jumlah Turnamen Internasional Bertambah
Pada 2026, Indonesia kembali menjadi tuan rumah turnamen kategori FIP Bronze di Jakarta setelah sebelumnya sukses menggelar seri Yogyakarta pada akhir Mei.
Jika pada 2025 Indonesia hanya menggelar dua turnamen FIP Bronze, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi enam kejuaraan yang tersebar di Yogyakarta, Jakarta, Banten, dan Bali. Kalender tersebut juga dilengkapi dengan turnamen FIP Promises yang diperuntukkan bagi atlet kelompok usia junior.
Menurut PBPI, bertambahnya agenda internasional menjadi kesempatan berharga bagi atlet Indonesia untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan saat menghadapi pemain-pemain terbaik dari berbagai negara.
Tak hanya berdampak pada pembinaan atlet, penyelenggaraan turnamen internasional juga diharapkan mampu menggerakkan sektor sport tourism.
PBPI mengusung konsep "padel tourism", yakni menghadirkan pengalaman positif bagi atlet, pelatih, dan ofisial dari luar negeri selama mengikuti kompetisi di Indonesia. Dengan begitu, ajang internasional tidak hanya menjadi sarana pertandingan, tetapi juga ikut memperkenalkan destinasi wisata Indonesia kepada dunia.
Popularitas padel di Indonesia juga terlihat dari meningkatnya jumlah peserta pada setiap penyelenggaraan turnamen.
Pada seri Yogyakarta yang berlangsung akhir Mei lalu, jumlah peserta domestik tercatat sekitar 120 orang. Sementara untuk seri Jakarta, jumlah peserta asal Indonesia melonjak hingga lebih dari 300 atlet.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak pemain yang mulai serius mengembangkan karier melalui kompetisi resmi berstandar internasional.
FIP Bronze-Promises Jakarta Diikuti 510 Peserta dari 31 Negara
FIP Bronze-Promises Jakarta 2026 berlangsung di Rana Grounds, Jakarta Selatan, pada 6-12 Juli 2026.
Turnamen ini diikuti total 510 peserta yang berasal dari 31 negara. Pada kategori FIP Bronze, lebih dari 200 atlet putra dan putri ambil bagian, termasuk pemain dari Spanyol, Meksiko, Argentina, Kazakhstan, serta Indonesia.
Sementara itu, kategori FIP Promises mempertandingkan atlet junior pada kelompok usia U-14, U-16, dan U-18 sebagai bagian dari upaya pembinaan talenta muda padel dunia.
Dengan semakin banyaknya turnamen internasional yang digelar di Indonesia, PBPI berharap kualitas atlet nasional terus meningkat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan padel di kawasan Asia.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!