Pertunjukan Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata, PKB 2026 Bidik 1,6 Juta Pengunjung
Kamis, 18 Juni 2026 | 17:30
Penulis: Arif S

Sumber: Kemenpar
Pertunjukan seni dan budaya menjadi salah satu magnet utama untuk menarik wisatawan ke sebuah destinasi. Di tengah meningkatnya minat wisata berbasis pengalaman dan budaya, berbagai festival seni tidak hanya menjadi ruang ekspresi kreatif, tetapi juga motor penggerak sektor pariwisata.
Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026 telah resmi dibuka di Denpasar, Bali. Event budaya terbesar dan tertua di Pulau Dewata itu menghadirkan berbagai pertunjukan seni, memadukan nilai tradisi, kreativitas, dan pelestarian budaya lokal.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai atraksi seni dan budaya berperan penting dalam meningkatkan Kunjungan Wisatawan, terlebih ketika digelar bertepatan dengan musim liburan.
BACA JUGA
Strategi Bali Jaga Pariwisata Tetap Stabil di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
DestinAsian Awards 2026: Bali Ungguli Destinasi Thailand dan Maladewa
Dari Festival Budaya hingga Olahraga, Daftar Lengkap 56 Event di Bali 2026
“Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas,” ujar Ni Luh.
PKB 2026 berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli, mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-48 sejak pertama kali digelar pada 1979 dan kembali masuk dalam agenda unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Keberadaan PKB dalam program KEN menunjukkan festival tersebut bukan hanya kebanggaan Bali, tetapi juga salah satu event budaya unggulan Indonesia.
Sepanjang penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati beragam karya seni yang menjadi ruang refleksi budaya sekaligus menggambarkan upaya menjaga keseimbangan antara aspek sakral, sosial, dan ekologis dalam kehidupan masyarakat Bali.
Bagi dunia pariwisata, konsistensi PKB selama hampir lima dekade menjadi bukti budaya dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun daya tarik destinasi berkelanjutan.
“Ini menunjukkan kuatnya komitmen Bali dalam menjaga dan mengembangkan Warisan Budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah,” katanya.
Tahun ini, pemerintah berharap PKB mampu menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung. Target tersebut dinilai realistis mengingat tingginya antusiasme wisatawan terhadap berbagai pertunjukan seni dan budaya yang disajikan selama festival berlangsung.
Dalam rangkaian pembukaan, pengunjung disuguhi Peed Aya atau pawai budaya, menampilkan kekayaan seni, budaya, alam, ekonomi, dan pariwisata dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!