Lionel Messi Banjir Rekor Saat Argentina Hancurkan Aljazair di Piala Dunia 2026
Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00
Penulis: Arif S

Sumber: Wikimedia
Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah Sepak Bola Dunia. Kapten Timnas Argentina itu mencatatkan sejumlah rekor prestisius setelah membukukan hattrick saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City, Rabu pagi WIB.
Penampilan gemilang Messi bukan hanya mengantar Argentina membuka langkah dengan kemenangan meyakinkan, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam buku sejarah Piala Dunia. Dikutip dari FIFA, tambahan tiga gol ke gawang Aljazair menjadikan sang megabintang sebagai pencetak hattrick tertua dalam sejarah turnamen.
Saat memborong tiga gol Argentina, Messi berusia 38 tahun 357 hari. Catatan itu melampaui rekor sebelumnya milik Cristiano Ronaldo. Kapten Timnas Portugal mencetak hattrick pada usia 33 tahun 130 hari ketika menghadapi Spanyol di Piala Dunia 2018.
BACA JUGA
Lionel Messi Hattrick, Argentina Hancurkan Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Grup J Piala Dunia 2026: Argentina Dijagokan, Austria dan Aljazair Potensi Ancaman
Balogun Bersinar, Amerika Serikat Hajar Paraguay di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Tambahan tiga gol juga menambah koleksi gol Messi di Piala Dunia kini menjadi 16 gol. Jumlah itu menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa yang selama ini dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose.
"Apa yang saya rasakan sekarang adalah sebuah anugerah. Saya bersyukur bisa mewujudkan semua impian saya, bahkan melampaui apa yang pernah saya bayangkan, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi. Saat ini saya hanya ingin menikmati setiap momen, menjadi bagian dari tim yang luar biasa, merasa nyaman, dan menikmati permainan di lapangan. Semua ini jauh lebih besar dari apa yang saya impikan ketika masih kecil," ujar Messi seusai pertandingan, dikutip dari FIFA.
Dengan torehan 16 gol, Messi berdiri sendirian sebagai pencetak gol terbanyak Argentina dalam sejarah Piala Dunia. Ia unggul jauh atas Gabriel Batistuta 10 gol, serta meninggalkan nama besar seperti Diego Maradona dan Guillermo Stabile dengan delapan gol.
Hattrick ke gawang Aljazair menjadikan Messi sebagai pemain Amerika Selatan tersubur sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor sebelumnya dipegang legenda Brasil Ronaldo dengan 15 gol.
Dua gol jarak jauh yang dicetak Messi di Kansas City menghadirkan pencapaian baru. Messi kini mengoleksi enam gol dari luar kotak penalti di ajang Piala Dunia, melewati rekor lima gol legenda Brasil, Rivellino.
Gol jarak jauh Messi di Piala Dunia tercipta saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina, Iran, serta Nigeria pada edisi 2014, kemudian Meksiko pada 2022, dan dua gol tambahan saat melawan Aljazair pada Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 semakin mengukuhkan posisi Messi sebagai pemain dengan pengalaman terbanyak di panggung sepak bola terbesar dunia. Ia menjadi satu-satunya pemain yang telah tampil di enam edisi Piala Dunia, sebuah rekor yang berpotensi disamai Cristiano Ronaldo ketika Portugal menghadapi RD Kongo.
Sebelumnya, Messi dan Ronaldo berbagi rekor lima penampilan Piala Dunia bersama Antonio Carbajal, Lothar Matthaus, Rafa Marquez, dan Andres Guardado. Kini, Messi berdiri sendirian di puncak daftar tersebut.
Laga kontra Aljazair menjadi penampilan ke-27 Messi di Piala Dunia. Ia masih memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak, melampaui catatan Matthaus yang sebelumnya menjadi pemegang rekor.
Sebagai kapten Argentina, Messi mencatatkan rekor 20 penampilan sebagai pemimpin tim di Piala Dunia. Catatan itu unggul atas Rafa Marquez yang memiliki 17 penampilan dan Diego Maradona dengan 16 pertandingan sebagai kapten.
Dominasi Messi dalam sejarah turnamen juga terlihat dari total menit bermain. Hingga laga melawan Aljazair, ia telah mencatatkan 2.404 menit bermain di Piala Dunia, melampaui rekor legenda Italia Paolo Maldini yang sebelumnya mengoleksi 2.217 menit.
Tak hanya piawai mencetak gol, Messi juga dikenal sebagai kreator ulung. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mencatatkan assist dalam lima edisi Piala Dunia berbeda. Rekor itu belum mampu didekati nama besar seperti Pele, Grzegorz Lato, Diego Maradona, maupun David Beckham yang hanya melakukannya di tiga edisi.
Bersama Pele, Messi berbagi rekor kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia dengan total 21 kontribusi gol. Keduanya sama-sama mengoleksi enam assist di fase gugur.
Satu rekor lain semakin menegaskan keistimewaan Messi adalah kemampuannya mencetak gol di seluruh fase turnamen. Ia menjadi satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol di fase grup, Babak 16 Besar, perempat final, semifinal, hingga final Piala Dunia.
Selain itu, Messi tercatat sebagai satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol di Piala Dunia saat masih remaja, berusia 20-an, dan 30-an.
Menariknya, gol pertama dan gol terbaru Messi di Piala Dunia dipisahkan rentang waktu tepat 20 tahun. Rekor itu menjadi yang terpanjang dalam sejarah turnamen, mengungguli Cristiano Ronaldo dengan rentang 16 tahun 160 hari antara gol pertama dan terakhirnya di Piala Dunia.
"Sulit mencari kata-kata untuk menggambarkan Messi. Selama 20 tahun terakhir, dia terus menunjukkan hal-hal luar biasa yang membuat kami terbiasa melihat kehebatannya. Dia juga menjadi inspirasi bagi semua orang yang menyaksikannya bermain," puji Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni.
Prestasi Messi semakin lengkap dengan rekor penghargaan pemain terbaik pertandingan. Hingga kini, FIFA telah memberikan 12 penghargaan itu kepada Messi, jumlah terbanyak sepanjang sejarah sejak penghargaan itu mulai diperkenalkan di Piala Dunia 2002.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!