ID EN

Anthony Ginting Tumbang, Indonesia Sisakan Alwi Farhan di Australian Open 2026

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.
Sumber: PBSI

Perjalanan Tunggal Putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting di Australian Open 2026 harus berakhir lebih cepat. Pebulu tangkis andalan Merah Putih tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dua gim langsung dari wakil China, Dong Tian Yao, di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Rabu.

Ginting takluk dengan skor identik 15-21, 15-21. Hasil ini menjadi pukulan bagi pemain berusia 29 tahun yang datang ke Australia dengan harapan dapat melangkah jauh dan memperbaiki performanya di level BWF World Tour.

Sejak awal pertandingan, Ginting sebenarnya sempat menunjukkan permainan menjanjikan. Ia bahkan mampu unggul pada beberapa momen di gim pertama. Namun, perubahan strategi Dong Tian Yao mengubah situasi di lapangan berubah drastis.

Pebulu tangkis China itu semakin agresif dan terus memberikan tekanan yang menyulitkan Ginting. Dominasi Dong perlahan mematahkan ritme permainan wakil Indonesia.

"Memang hari ini lawan bisa bermain lebih baik dibanding saya. Dari pertama sempat unggul juga tapi dia coba buat mengubah strategi dan pola permainan, dia lebih menekan dan saya nggak bisa keluar dari tekanan," ujar Ginting dalam keterangan PBSI setelah pertandingan.

Selain kesulitan menghadapi perubahan pola permainan lawan, Ginting mengakui banyak melakukan kesalahan di momen krusial. 

"Selain itu, saya banyak melakukan kesalahan sendiri apalagi waktu poin-poin yang menentukan. Jadi waktu unggul, waktu poinnya sama dan poin-poin kritis, kurang bisa memegang permainan dengan baik," ungkapnya.

Pada gim pertama, Dong Tian Yao menjaga konsistensi tekanan. Sementara Ginting beberapa kali mencoba bangkit.

Situasi hampir serupa kembali terjadi pada gim kedua. Meski tertinggal, Ginting menunjukkan semangat juang tinggi dan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor menjadi 15-15.

"Ada momentum saya bisa mengejar poin 15-15 di gim kedua tapi permainan terhenti cukup lama karena dia protes, jadi pas mulai lagi ritmenya tidak sama lagi," kata Ginting.

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Dong Tian Yao lebih tenang dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Sementara Ginting gagal menemukan kembali momentum.

Di tengah hasil kurang memuaskan, Indonesia masih memiliki wakil tunggal putra yang melaju ke babak berikutnya. Alwi Farhan bermain impresif dengan menyingkirkan wakil Taiwan Jhuo-Fu Liao melalui kemenangan 21-13, 21-12.

Kemenangan tersebut mengantarkan Alwi ke Babak 16 Besar, dan akan menghadapi Minoru Koga. Pebulu tangkis Jepang itu sebelumnya mengalahkan Li Yang Su asal Taiwan dengan skor 21-13, 15-21, 21-16.



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!