Jepang Kembali Jadi Primadona Turis China, Indonesia Masuk Radar Favorit Baru
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 11:00
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Jepang kembali memantapkan diri sebagai destinasi terpanas bagi wisatawan China. Namun yang menarik, Indonesia ikut masuk daftar negara favorit wisatawan China, menandakan potensi besar bagi pariwisata Nusantara.
Mengutip VN Express, ribuan warga China diperkirakan akan bepergian ke luar negeri pada periode libur tersebut.
Platform perjalanan mencatat Jepang berada di urutan teratas pilihan wisatawan, melanjutkan statusnya sebagai destinasi terfavorit dunia versi pembaca Conde Nast Traveler tahun lalu. Tren ini juga terekam di Airbnb.
BACA JUGA
Ketika Politik Mengubah Peta Liburan: Dampak Ketegangan Beijing-Tokyo pada Pariwisata Jepang
Wisata Jepang Makin Ramai Tapi Traveler Mulai Tinggalkan Rute Tokyo–Kyoto
Tren Baru Wisatawan China ke Bali: Anak Muda, Digital, dan Solo Traveling
“Pencarian akomodasi yang dilakukan pengguna asal China dengan jadwal menginap antara 27 September hingga 8 Oktober meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu.”
Artinya, minat bepergian ke luar negeri tidak hanya pulih, tetapi melesat.
10 Destinasi Favorit Versi Platform Perjalanan Global
Sepuluh negara luar negeri yang paling populer menurut data platform perjalanan internasional adalah Jepang, Italia, Prancis, Spanyol, Selandia Baru, Korea Selatan, Australia, Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia.
Masuknya Indonesia dalam 10 besar ini menunjukkan reputasi yang semakin kuat di mata wisatawan global, terutama China.
Versi Agen Lokal China: ASEAN Mendominasi
Menariknya, agen perjalanan daring China, Qunar, merilis daftar berbeda yang lebih menonjolkan destinasi Asia: Jepang, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Australia, Rusia, Singapura dan Italia.
Di versi ini, Indonesia bahkan berada di peringkat keenam, mengungguli Rusia, Singapura, dan Italia. Ini menunjukkan, bagi wisatawan China, Indonesia termasuk destinasi Asia Tenggara yang sangat dipertimbangkan, sejajar dengan Thailand dan Malaysia.
Jepang Tetap Raja, Tapi Asia Tenggara Dilirik
Popularitas Jepang bukan sekadar tren musiman. Organisasi Pariwisata Nasional Jepang melaporkan, bulan lalu mereka menerima kunjungan 3,4 juta wisatawan mancanegara, naik 16,9% dibanding tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, 1 juta wisatawan berasal dari China, naik 36,5%. Korea Selatan berada di posisi kedua dengan 660.900 kunjungan, naik 8%.
Ini menunjukkan wisatawan China punya daya beli besar dan mobilitas tinggi. Selain itum destinasi dengan konektivitas kuat dan pengalaman budaya otentik terus mendominasi.
Kesempatan Emas yang Harus Dimaksimalkan
Masuknya Indonesia dalam daftar favorit versi dua sumber berbeda menjadi sinyal penting. Di saat Jepang mendominasi dan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia agresif menarik wisatawan China, Indonesia mulai mendapatkan tempat di hati pasar outbound terbesar dunia.
Namun, peluang ini datang dengan tantangan peningkatan aksesibilitas penerbangan langsung, adaptasi layanan (bahasa, kuliner, metode pembayaran) dan penguatan branding destinasi selain Bali.
Dengan strategi yang tepat, Indonesia bukan hanya alternatif, tetapi bisa menjadi destinasi utama wisatawan China di Asia Tenggara.***










