Curug Ceheng, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Slamet
Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:30
Penulis: Pudila

Sumber: Dinporabudpar Banyumas
Tak semua keindahan harus megah. Di Banyumas, tepatnya di Desa Gandatapa, ada air terjun setinggi 30 meter yang diam-diam menyembunyikan kesejukan alam lereng Gunung Slamet. Namanya Curug Ceheng — tempat yang mungkin tak masuk daftar utama wisatawan, tapi selalu diingat oleh siapa pun yang pernah datang.
Suara gemericiknya menenangkan, berpadu dengan udara sejuk dan rimbun pepohonan. Di bawahnya, terbentuk kolam alami berair jernih, cukup dangkal untuk bermain air atau sekadar merendam kaki setelah perjalanan panjang. Di sini, waktu serasa melambat. Tak ada hiruk-pikuk, hanya alam yang bernapas lembut.
Trekking Ringan, Hasil yang Menenangkan
Menuju Curug Ceheng bukan perkara sulit. Jalurnya berupa jalan setapak yang menurun dengan anak tangga di bagian akhir. Tak perlu stamina super, hanya niat dan alas kaki yang kuat. Begitu sampai, udara lembap hutan menyambut dengan aroma tanah basah, semacam salam selamat datang dari bumi.
Beberapa gazebo tersedia di sekitar area, begitu pula warung kecil milik warga yang menjual kopi hitam dan gorengan hangat. Sederhana, tetapi justru itu yang membuatnya istimewa. Di sini, wisata tak lagi soal kehebohan, melainkan tentang istirahat dan menepi dari bising.
Menjaga yang Alami, Menemukan yang Sejati
Curug Ceheng mengingatkan kita bahwa tak semua tempat butuh kemewahan untuk disebut indah. Kadang, cukup dengan gemericik air, udara sejuk, dan hening yang jujur.
Tempat ini memang kecil, tetapi punya daya tenang yang besar. Dan mungkin, di situlah rahasianya, alam yang tak berusaha memukau justru paling mudah dicintai.










