Smart Tourism: Teknologi Eksoskeleton Bantu Wisatawan Taklukkan Gunung
Sabtu, 2 Mei 2026 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Pendakian gunung di China kini tak lagi sepenuhnya tentang ketahanan fisik. Seiring berkembangnya teknologi, pengalaman menjelajah alam mulai berpadu dengan inovasi, salah satunya melalui robot eksoskeleton berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghadirkan cara baru menikmati panorama pegunungan.
Pemerintah China mengembangkan teknologi robot eksoskeleton AI untuk membantu turis Mendaki Gunung. Inisiatif ini menjadi bagian dari tren wisata berbasis teknologi (Smart Tourism) yang kian menguat dalam beberapa tahun terakhir.
Dilansir Xinhuanet, teknologi ini sudah diterapkan di sejumlah destinasi populer, termasuk Gunung Tai sejak Februari 2025.
BACA JUGA
Dari Infrastruktur ke Wisata Ekstrem, Jembatan Tertinggi Dunia Ada di China
Wisata Bromo Ditutup Sementara, Ini Imbauan Penting untuk Wisatawan
Salju Ubah Tembok Besar China Jadi Arena Seluncur, Otoritas Keluarkan Peringatan
Di gunung yang dikenal dengan ribuan anak tangganya itu, wisatawan dapat menggunakan alat berbentuk "kaki robot". Alat yang dipasang di bagian pinggang dan paha ini, membantu setiap langkah terasa lebih ringan.
Pengembangan eksoskeleton tidak berhenti pada sektor pariwisata. Sejumlah perusahaan teknologi di China terus menyempurnakan perangkat ini, dengan rencana pemanfaatan lebih luas, mulai dari bidang kesehatan, rehabilitasi, hingga aktivitas harian.
Teknologi ini mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk membaca serta menyesuaikan gerakan tubuh secara real-time.
Ketika pengguna melangkah, sensor akan menangkap pergerakan tersebut, lalu sistem motorik memberikan dorongan tambahan yang selaras.
Efeknya bukan membuat langkah menjadi lebih cepat, melainkan lebih ringan. Pengguna seolah mendapatkan energi tambahan, membantu menapaki jalur pendakian tanpa cepat kelelahan.
Perangkat ini juga dibekali baterai dengan ketahanan selama beberapa jam, cukup untuk satu sesi pendakian. Dengan bobot sekitar 1,8 kilogram, desainnya dibuat ringkas agar tetap nyaman digunakan sepanjang perjalanan.
Penggunaan eksoskeleton di Destinasi Wisata menjadi bagian dari konsep smart tourism, pendekatan yang menggabungkan teknologi modern dengan pengalaman berwisata.
Lewat konsep ini, perjalanan tidak hanya menjadi lebih praktis, tetapi juga lebih aman dan inklusif.
Eksoskeleton menjadi solusi bagi wisatawan yang memiliki keterbatasan fisik untuk menikmati jalur pendakian, sekaligus memperluas jangkauan pasar pariwisata.
Kelompok seperti lansia yang dulu kesulitan mendaki kini memiliki peluang untuk menjangkau Destinasi Alam.
Di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan daya tarik baru. Bagi sebagian wisatawan, mencoba eksoskeleton bukan sekadar alat bantu, melainkan pengalaman tersendiri.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!