Tak Hanya Pecat Kluivert, Erick Thohir Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia
Kamis, 16 Oktober 2025 | 16:30
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Setelah harapan lolos ke Piala Dunia 2026 kandas, PSSI memecat Patrick Kluivert dari kursi pelatih timnas Indonesia. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan evaluasi total akan segera dilakukan demi masa depan tim Garuda.
Evaluasi ini akan menjadi fondasi arah baru timnas Indonesia.
"Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030," tulis Erick di akun Instagramnya.
BACA JUGA
Soal Pemecatan Patrick Kluivert, Erick Thohir: Kasih Saya Waktu Dua Hari
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Garuda Hadapi Jalan Terjal, Kluivert Tetap Optimistis
PSSI Tunggu Erick Thohir untuk Tentukan Nasib Kluivert
Erick tidak melupakan jasa Kluivert selama menangani Timnas Indonesia.
"Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia," kata Erick.
Kluivert yang ditunjuk melatih timnas pada Januari 2024, sejatinya dikontrak selama dua tahun. Namun perjalanan berakhir lebih cepat melalui “mekanisme mutual termination”.
"Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick dan Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang bersama untuk Merah Putih," ucap Erick.
Keputusan ini diambil setelah kegagalan Indonesia menembus Piala Dunia 2026. Padahal, perjuangan telah dimulai sejak menggulung Brunei Darussalam 6-0 pada Oktober 2023. Dua tahun kemudian, impian itu berhenti usai kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Erick juga tak lupa menyoroti kekuatan terbesar timnas yaitu dukungan publik.
"Terima kasih juga untuk seluruh suporter, pemain beserta keluarga dan ofisial yang sudah berjuang dan memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia yang bisa melaju hingga Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang merupakan sejarah dalam dunia sepakbola Indonesia," pungkas Erick yang juga menjabat sebagai Menpora.










