Petenis Janice Tjen Cari Momentum di Charleston Open Setelah Hasil Minor
Rabu, 1 April 2026 | 18:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Nova Wahyudi
Langkah Janice Tjen di Charleston Open kini mengarah ke satu tujuan, sektor tunggal. Setelah perjalanan di nomor ganda terhenti, fokus penuh menjadi kunci untuk momen kebangkitan.
Sebelumnya, Petenis Putri Indonesia itu kandas di sektor ganda bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi.
Bertanding pada babak pertama ajang WTA 500 di Charleston, AS, Rabu WIB, Janice/Aldila tak mampu menghadang pasangan unggulan teratas Aleksandra Krunic/Zhang Shuai dengan 6-7(3), 5-7.
BACA JUGA
Janice Tjen Tersingkir di Babak Kedua Charleston Open 2026, Tren Negatif Berlanjut
Janice Tjen Kandas di Semifinal Ganda Merida Open Usai Duel Sengit 1 Jam 24 Menit
Iga Swiatek Terlalu Superior, Janice Tjen Tersingkir di Qatar Open 2026
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Pada set pertama, duet Kroasia/China itu berusaha mendominasi permainan lewat servis kuat mereka.
Krunic/Shuai unggul satu ace, dan berhasil memasukkan 71,8 persen servis pertama mereka.
Sementara Janice/Aldila melakukan dua kesalahan ganda, Krunic/Shuai mengkonversi satu-satunya peluang break point.
Mereka kemudian melaju memenangi tujuh dari 10 poin tie-break untuk mencuri keunggulan.
Upaya bangkit terlihat di set kedua. Janice/Aldila unggul dua ace, serta mencatat 66,7 persen poin dari pengembalian servis kedua.
Namun, konsistensi lawan tetap menjadi pembeda hingga pertandingan ditutup dalam satu jam 33 menit.
Kini, perhatian Janice sepenuhnya tertuju pada nomor tunggal. Berstatus unggulan ke-12, ia mendapatkan bye di babak pertama, sebuah keuntungan untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Di babak kedua, Janice yang saat ini berada di peringkat 41 dunia akan menghadapi petenis tuan rumah McCartney Kessler pada pukul 22.00 WIB.
Kessler datang dengan kepercayaan diri tinggi. Petenis peringkat 53 dunia itu baru saja menyingkirkan kompatriotnya Elvina Kalieva dengan skor 4-6, 6-3, 6-3 pada babak pertama.
Ia juga mencatat tahun terobosan pada 2025 dengan memenangi WTA 250 Hobart dan Nottingham, serta meraih gelar ganda WTA 1000 Montreal bersama Coco Gauff.
Bagi Janice, duel ini bukan sekadar pertandingan putaran kedua. Ini kesempatan untuk menghentikan tren negatif setelah tersingkir di babak pertama dalam tiga turnamen terakhir, WTA 500 Merida, WTA 1000 Indian Wells, dan WTA 1000 Miami.










