Bogor – Perjalanan menuju Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, bukan sekadar trekking biasa. Di balik rimbunnya hutan Sentul, tersimpan sebuah mahakarya geologi yang sering disebut sebagai "Grand Canyon-nya Bogor": Goa Garunggang.
Tantangan Trekking dan Nuansa Survival Mini
Perjalanan dimulai dengan trekking ringan sejauh 1 hingga 2 kilometer. Namun, jangan tertipu dengan kata "ringan". Jalur naik-turun dengan kontur tanah yang basah dan licin memberikan sensasi petualangan yang autentik. Minimnya penanda arah di sepanjang jalur bahkan membuat area ini terasa seperti trek survival mini di tengah hutan Babakan Madang yang masih sangat asri.
Sepanjang jalan, rasa lelah terobati oleh keberadaan mata air alami yang jernih. Batuan di sini bukan sembarang batu; secara geologis, batuan ini berasal dari zaman Miosen jutaan tahun yang lalu.
BACA JUGA
Segera Dibuka! Wisata Air Baru di Bohor, Menyusuri Jalur Rahasia Penghubung Dua Situ
Kebun Raya Bogor Raih Penghargaan Bergengsi ASEAN Tourism Awards
ASEAN Tourism Awards 2026: Kebun Raya Bogor Diakui sebagai Wisata Hijau Perkotaan
Keindahan Bawah Tanah: Labirin dan Koloni Kelelawar
Puncak dari keletihan fisik ini terbayar saat tim mencapai mulut goa. Berbeda dengan goa pada umumnya, Goa Garunggang memiliki mulut goa vertikal yang mengharuskan pengunjung menuruni tangga untuk masuk ke perut bumi.
Goa Pertama: Menawarkan labirin alami dengan celah sempit dan dinding batu berlapis warna coklat hingga abu kehitaman.
Goa Kedua: Lebih menantang dengan aliran mineral (flowstone) yang membentuk sungai bawah tanah. Di langit-langit goa, koloni kelelawar menggantung dengan tenang, menjadi penjaga ekosistem yang sudah ada sejak ribuan tahun silam.
Stalaktit dan stalagmit yang terpahat alami oleh aliran air menciptakan ilusi ngarai yang memukau, memanjakan mata siapa pun yang berani turun ke dalamnya.
Insiden Tak Terduga dan Bantuan Damkar
Namun, petualangan ITSME travel series kali ini diwarnai drama. Di tengah upaya mengabadikan keindahan alam dari udara, unit drone tim tersangkut di salah satu pohon tertinggi di kawasan tersebut. Karena Medan yang sulit dan hari yang mulai gelap, tim terpaksa meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) terdekat untuk proses evakuasi.
"Jalurnya menantang, goanya indah, tapi momen bantuan tim Damkar membawa drone melewati medan terjal ini jadi penutup yang sangat berkesan," ungkap tim di lokasi.
Goa Garunggang membuktikan bahwa pesona tersembunyi Bogor selalu punya cerita—mulai dari sejarah geologi jutaan tahun hingga aksi heroik di tengah hutan. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya, ITS People!.










