ID EN

Jelajah Istanbul: Dari Masjid Megah Hingga Bazaar Rempah yang Legendaris

Minggu, 1 Maret 2026 | 13:00

Penulis: Respaty Gilang

Istanbul
Istanbul, Turki.
Sumber: Canva

Bicara soal Istanbul, kebanyakan orang langsung teringat pada kemegahan Hagia Sofia. Namun sesungguhnya, kota ini jauh lebih dari sekadar satu bangunan legendaris.

Terletak di perbatasan Eropa dan Asia, Istanbul menghadirkan pengalaman traveling yang unik, dalam sehari kamu bisa merasakan nuansa dua benua sekaligus. Jejak Kekaisaran Romawi hingga Ottoman masih terasa kuat lewat arsitektur megah yang berdiri kokoh di tengah hiruk pikuk kota modern.

Berikut beberapa spot yang wajib masuk itinerary kamu di barat laut Turki ini:

1. Masjid Süleymaniye: Megah di Atas Bukit

Kalau ingin menikmati panorama Istanbul dari ketinggian dengan suasana yang lebih tenang, Masjid Süleymaniye adalah jawabannya. Dibangun atas perintah Sultan Suleiman dan dirancang oleh arsitek legendaris Sinan, masjid ini menjadi salah satu simbol kejayaan Ottoman.

Lokasinya berada di atas bukit, membuat bangunannya tampak dominan dari berbagai sudut kota. Interiornya punya ciri khas lengkungan merah-putih yang elegan dan simetris, menciptakan atmosfer megah sekaligus hangat.

Sebelum Masjid Çamlıca berdiri pada 2019, Süleymaniye merupakan masjid terbesar di Istanbul.

2. Masjid Sultanahmet: Si Biru yang Ikonik

Tak jauh dari Hagia Sofia, berdiri Masjid Sultanahmet atau yang populer disebut Masjid Biru. Julukan ini berasal dari ribuan ubin turquoise khas Anatolia yang menghiasi interiornya.

Pemandu wisata tim media AirAsia X dan TGA, Aret, mengatakan ubin yang didominasi warna biru dan motif floral arabesque di Masjid Sultanamet tidak lepas dari pengaruh arsitektur dan nilai Islami di Turki.

Dibangun pada abad ke-17 atas perintah Sultan Ahmed I, masjid ini memiliki enam menara dan kubah besar yang memesona. Bersama Hagia Sofia dan Süleymaniye, kawasan ini masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1985 dengan nama “Kawasan Bersejarah Istanbul”.

3. Basilika Cistern: Keindahan Misterius di Bawah Tanah

Kalau kamu suka spot unik dan sedikit misterius, Basilika Cistern wajib dikunjungi. Berbeda dari landmark lain, keindahan tempat ini justru tersembunyi di bawah tanah.

Dibangun pada masa Kaisar Justinian I sekitar tahun 542, Basilika Cistern adalah waduk air raksasa peninggalan Bizantium. Warga lokal menyebutnya “Yerebatan Cistern”, yang berarti bawah tanah.

Di sini, kamu bisa berjalan di atas jalur kayu di antara ratusan kolom marmer kuno yang diterangi cahaya temaram. Suasananya dramatis dan sinematik, bahkan pernah menjadi lokasi syuting Film Hollywood termasuk serial James Bond.

4. Menara Galata: Spot Sunset Terbaik di Istanbul

Kalau ingin menikmati skyline Istanbul secara maksimal, naiklah ke Menara Galata. Dibangun pada 1384 oleh komunitas Genoa, menara setinggi hampir 67 meter ini menjadi salah satu ikon kota.

Bagian bawahnya mencerminkan karakter arsitektur Genoa, sementara lantai atas memperlihatkan sentuhan Ottoman. Dari dek observasi, kamu bisa melihat Selat Bosphorus, atap-atap bangunan tua, hingga laut lepas yang memukau.

Datanglah menjelang matahari terbenam untuk pengalaman yang lebih magis.

5. Museum Mosaik Zeytinburnu: Puzzle Sejarah yang Terawat

Bagi pecinta seni dan sejarah, Museum Mosaik Zeytinburnu menawarkan pengalaman berbeda. Terletak di bekas rumah sakit militer bersejarah yang kini menjadi Pusat Seni Kazlıçeşme, museum ini menyimpan mosaik kuno yang ditemukan pada 2015.

Mosaik tersebut ditemukan sekitar 1,5 meter di bawah permukaan tanah dan langsung dikonservasi. Kini, karya-karya itu dipamerkan berdampingan dengan galeri seni modern, menciptakan dialog menarik antara masa lalu dan masa kini.

6. Spice Bazaar: Surga Oleh-Oleh dan Rempah

Liburan ke luar negeri rasanya belum lengkap tanpa berburu oleh-oleh. Di Istanbul, kamu bisa mampir ke Spice Bazaar atau Misir Carsisi, yang berarti Pasar Mesir.

Sejak abad ke-17, pasar ini menjadi pusat perdagangan rempah dari India dan Asia Tenggara. Dirancang oleh arsitek istana Sultan Mehmet IV, Mustafa Aga, Spice Bazaar kini dipenuhi kios berwarna-warni yang menjual rempah, kopi Turki, kacang, baklava, hingga Turkish delight.

Aroma rempah yang menggoda dan warna-warni produk di sini benar-benar memanjakan indera. Namun tetap waspada saat berbelanja. Jangan ragu menawar harga dan lakukan riset kecil agar tidak membayar terlalu mahal.

Kenapa Istanbul Cocok untuk Traveler Muda?

Istanbul bukan hanya kota sejarah, tetapi juga kota dengan energi kreatif yang hidup. Kafe modern berdampingan dengan bangunan berusia ratusan tahun. Spot foto Instagramable tersebar di setiap sudut kota tua.

Perpaduan budaya Eropa dan Asia membuat pengalaman traveling di sini terasa berbeda dari kota lain. Mau Wisata Religi, kuliner, sejarah, atau sekadar menikmati suasana romantis, semuanya ada di Istanbul.

Kalau kamu sedang menyusun bucket list liburan internasional, Istanbul layak berada di urutan atas.