ID EN

Inter Tersingkir, Mampukah Juventus dan Atalanta Selamatkan Wajah Italia di Liga Champions?

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:47

Penulis: Arif S

Selebrasi Hakon Evjen (tengah) setelah mencetak gol kedua Bodo/Glimt ke gawang Inter Milan.
Selebrasi Hakon Evjen (tengah) setelah mencetak gol kedua Bodo/Glimt ke gawang Inter Milan.
Sumber: Antaranrws/UEFA.com

Harapan Serie A di Liga Champions 2025/2026 kini bergantung pada dua Laga Hidup-Mati. Setelah Inter Milan resmi tersingkir, dua wakil Italia lainnya, Juventus dan Atalanta menghadapi misi berat untuk membalikkan agregat di leg kedua babak playoff 16 besar.

Tersingkirnya Inter Milan dan misi berat Juventus dan Atalanta membalikkan keadaan, membuat peluang Serie A  mengirimkan wakilnya ke fase gugur semakin menipis. 

Situasi ini menjadi alarm keras bagi sepak bola Italia yang dalam beberapa musim terakhir berusaha kembali kompetitif di panggung Eropa.

Sebelumnya, satu wakil Italia lainnya, Napoli, juara bertahan Liga Italia bahkan telah lebih dulu tersingkir di fase liga.

Inter Jadi Awal Kejatuhan

Tanda-tanda kehancuran Inter sudah terlihat saat bertandang ke Aspmyra Stadion, markas Bodo/Glimt pada leg pertama, Kamis 19 Februari 2026 dini hari WIB. Di luar dugaan, Nerazzurri yang diunggulkan takluk 1-3 dari tuan rumah.

Dengan kekalahan itu, Inter wajib menang dengan selisih tiga gol pafa leg kedua untuk lolos ke 16 besar. Namun, Inter justru kalah 1-2 di Giuseppe Meazza. Kekalahan tersebut memastikan langkah mereka terhenti lebih cepat dari yang diprediksi banyak pihak.

Tersingkirnya Inter dengan agregat 2-5 menjadi bayang-bayang bagi dua wakil Italia lain yang berada di ujung tanduk.

Juventus Butuh Empat Gol

Dengan defisit tiga gol, Juventus membutuhkan performa hampir sempurna di Turin untuk membalikkan keadaan setelah pada leg pertama kalah telak 2-5 di Stadion Rams Park, markas Galatasaray, Rabu 18 Februari 2026.

Bianconeri wajib menang dengan selisih empat gol untuk memastikan tiket otomatis ke Babak 16 Besar. Tekanan akan mengiringi mereka meski bermain di kandang sendiri.

Atalanta Butuh Tiga Gol

Sementara itu, Atalanta menghadapi tantangan tak kalah berat. Pada leg pertama, La Dea tumbang 0-2 di markas wakil Jerman, Borussia Dortmund.

Dengan defisit dua gol, La Dea harus bekerja ekstra keras jika ingin menjaga mimpi tampil di Babak 16 Besar. Atalanta wajib menang dengan selisih tiga gol untuk lolos.

Serie A di Ujung Tanduk

Rentetan hasil negatif ini menempatkan sepak bola Italia dalam situasi genting. Dua wakil yang tersisa di Liga Champions menghadapi tekanan berat untuk membalikkan agregat pada leg kedua.

Leg kedua akan menjadi penentu nasib mereka. Jika mereka gagal bangkit, Serie A kehilangan seluruh wakilnya sebelum fase 16 besar resmi dimulai. 

Malam penentuan menanti. Bagi Juventus dan Atalanta, ini bukan sekadar pertandingan tetapi tentang harga diri Liga Italia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!