ID EN

Indonesia U-17 Kembali Kalah dari China, Performa Meningkat Tapi Belum Cukup

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:57

Penulis: Arif S

Nova Arianto
Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto.
Sumber: Antaranews

Tim Indonesia U-17 kembali menelan kekalahan. Dalam laga uji coba kedua melawan China U-17, Garuda Muda tumbang 2-3 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Februari 2026 malam. Hasil ini menunjukkan peningkatan performa, namun tetap menyisakan pekerjaan rumah besar.

Ini merupakan pertemuan kedua Indonesia dengan China dalam sepekan terakhir.

Pada pertandingan sebelumnya, Minggu 8 Februari, Indonesia kalah telak 0-7.

Kali ini, tim asuhan Nova Arianto tampil lebih kompetitif, tetapi tetap gagal membendung efektivitas China di momen-momen krusial.

China membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-9 melalui Zhao Songyuan. Indonesia membalas di menit ke-22.

Tendangan bebas Chico Jericho Yarangga mengenai pemain bertahan China dan berbelok arah ke sisi kanan gawang, mengecoh Kiper Jiang Chengen. 

Gol tersebut mengubah momentum. Indonesia mulai berani menekan dan keluar dari tekanan awal.

Namun, menjelang akhir babak pertama, China kembali menunjukkan ketajamannya. Di menit ke-36, He Sifan membawa China Kembali unggul. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, respons Indonesia datang cepat di menit ke-48. Miraj Rizki Sulaeman sukses mengeksekusi penalti ke sudut kiri bawah gawang China setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Skor kembali imbang 2-2.

Setelah kedudukan sama kuat, Indonesia mencoba memanfaatkan umpan-umpan panjang cepat untuk mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan China. Namun, penyelesaian akhir menjadi kendala.

Saat laga tampak menuju Hasil Imbang, China mencetak gol penentu kemenangan di fase akhir pertandingan. 

Tembakan Zhang Bolin sempat mengenai tiang gawang, lalu memantul ke tubuh kiper Noah Leo sebelum masuk ke gawang Indonesia. Skor akhir 3-2 memastikan kemenangan kedua China atas Indonesia dalam dua uji coba.

Kekalahan ini memang masih menyakitkan, tetapi dibandingkan hasil 0-7 sebelumnya, Indonesia U-17 menunjukkan peningkatan daya juang dan organisasi permainan.***