Wisata Unik Pemecah Rekor Dunia, Dari Toko Buku Tertua hingga Hotel Terkecil
Jumat, 30 Januari 2026 | 12:00
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Di berbagai penjuru bumi, terdapat destinasi wisata yang tak hanya memikat secara visual, tetapi juga menorehkan namanya dalam catatan rekor dunia. Dari bangunan tertua hingga hotel dengan jumlah kamar terbanyak dan paling sedikit, tempat-tempat ini menawarkan Pengalaman Perjalanan melampaui wisata biasa.
Keunikan menjadi benang merah yang menghubungkan destinasi-destinasi ini. Bukan semata karena ukuran ekstrem atau usianya melampaui zaman, melainkan karena kisah sejarah dan konteks budaya yang melekat di dalamnya.
Dirangkum dari Love Exploring, Kamis 29 Januari 2026, berikut deretan Destinasi Wisata Unik pemecah rekor dunia yang layak masuk wishlist perjalanan.
BACA JUGA
5 Pulau Tersembunyi di Eropa yang Cocok untuk Traveler Pencari Kesunyian
Awal 2026, 1 Juta Turis Asing Masuk Indonesia, Traveling Makin Bergairah
Target 17,6 Juta Wisman 2026, Pemerintah Perkuat Strategi Konektivitas dan Kualitas Destinasi
Di Lisbon, Portugal, Livraria Bertrand berdiri sebagai saksi bisu peradaban sastra dunia. Didirikan pada 1732, toko buku ini dinobatkan sebagai toko buku tertua di dunia.
Deretan rak kayu dipenuhi buku-buku tebal, menghadirkan suasana yang membawa pengunjung kembali ke masa ketika kata-kata menjadi jendela utama dunia.
Italia menyimpan rekor lain melalui Museum Capitoline di Roma. Museum tertua di dunia yang dibangun pada 1472 hingga kini terus berkembang.
Koleksinya mencakup patung Romawi abad pertengahan, era Renaisans, hingga patung perunggu Marcus Aurelius di atas kuda dari abad ke-2.
Spanyol menawarkan pengalaman kuliner sarat sejarah lewat Restaurante Sobrino Botin di Madrid.
Berdiri sejak 1725, restoran ini diakui Guinness Book of Records sebagai restoran tertua di dunia.
Arsitektur abad ke-18 masih terjaga, sementara hidangan klasik seperti ikan hake dan sup Castilian mengajak pengunjung mencicipi rasa yang melintasi tiga abad.
Di Amerika Serikat, Yellowstone memegang gelar sebagai taman nasional tertua di dunia. Didirikan pada 1 Maret 1872 di masa Presiden Ulysses S. Grant, taman ini membentang di Wyoming, Montana, dan Idaho.
Dengan luas 8.992 kilometer persegi dan sekitar 10.000 fitur hidrotermal, Yellowstone menjadi rumah bagi 67 spesies mamalia dan konsentrasi satwa liar terbesar di 48 negara bagian AS, termasuk bison yang telah hidup sejak zaman prasejarah.
Rekor dunia juga hadir dalam skala modern di Genting Highlands, Malaysia. First World Hotel dinobatkan sebagai hotel terbesar di dunia berdasarkan jumlah kamar, mencapai 7.351 unit, tersebar di dua menara utama.
Warna-warni mencolok menjadi ciri khas bangunan ini, terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan, taman hiburan indoor, dan Lapangan Golf.
Di sisi berlawanan dari spektrum ukuran, Amberg di Bavaria, Jerman, menjadi rumah bagi Hotel Eh'hausl, hotel terkecil di dunia.
Dengan luas sekitar 53 meter persegi dan hanya cukup untuk dua orang, hotel ini menawarkan fasilitas seperti kolam pusaran air kecil, TV layar datar, dan spa mini.
Bangunan yang telah ada sejak 1728 ini awalnya dibuat untuk mengakali hukum yang mewajibkan pasangan memiliki rumah sebelum menikah.
Deretan destinasi pemecah rekor dunia ini menunjukkan, perjalanan bukan hanya soal jarak, tetapi juga tentang waktu, skala, dan cerita.
Setiap tempat menawarkan pengalaman tak tergantikan, menghubungkan wisatawan dengan sejarah, budaya, dan keunikan yang tak ditemukan di tempat lain.










