Pariwisata Vietnam Melejit, Kalahkan Indonesia dan Geser Negara Besar di Dunia
Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:00
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Performa Vietnam mengejutkan kancah pariwisata global. Sepanjang 2024, negara ini mencatat lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 38,64 persen. Angka ini jauh melampaui Indonesia yang hanya tumbuh 19,6 persen pada periode yang sama.
Berkat performa ini, Vietnam resmi menempati posisi keempat dunia sebagai destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat.
Dikutip dari Vietnam Express, posisi pertama ditempati Korea Selatan dengan kenaikan 48,82 persen, disusul Jepang 47,09 persen dan Chile 40,42 persen.
Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) menilai peningkatan ini mencerminkan minat global yang semakin besar terhadap keindahan budaya, alam, hingga kuliner khas Vietnam.
BACA JUGA
Kunjungan Wisatawan Turun, Industri Pariwisata Negara Tetangga Indonesia Masuk Fase Kritis
Bali dan Hanoi Masuk Daftar 25 Destinasi Solo Traveler Terbaik Dunia
Bandung Jadi Destinasi Wisata dengan Pertumbuhan Tercepat Ketiga di Asia
Asia Tenggara Panas, Tapi Vietnam Paling Kencang
Pertumbuhan pariwisata Vietnam bahkan menyalip negara-negara tetangganya di Asia Tenggara
- Thailand: 26,27 persen (peringkat 12)
- Laos: 25,29 persen (peringkat 13)
- Malaysia: 24,20 persen (peringkat 15)
- Kamboja: 22,87 persen (peringkat 16)
- Singapura: 21,22 persen (peringkat 20)
El Salvador Jadi Kejutan Lain
Bukan hanya Asia yang mencuri perhatian di pariwisata global. El Salvador, negara kecil di Amerika Tengah berada di peringkat ke-9 dunia.
Selama 2024, mereka diperkirakan menerima 3,2 juta wisatawan internasional, termasuk 1,2 juta turis asal Amerika Serikat. Angka ini mengalami kenaikam 80 persen dibanding 2019.
Menurut laporan The Telegraph, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan keamanan publik di bawah Presiden Nayib Bukele.
Tingkat pembunuhan di negara tersebut turun drastis, dari 106,3 per 100.000 orang satu dekade lalu menjadi hanya 1,9 per 100.000 orang saat ini.
Tidak Semua Negara Sudah Pulih
Meski banyak negara mulai bangkit setelah pandemi, UNWTO mencatat beberapa destinasi dunia masih tertinggal dari level 2019. Artinya, pemulihan pariwisata global belum merata.
- Filipina (turun 34,2%)
- Peru (turun 25,5%)
- Hungaria (turun 22,3%)
- Afrika Selatan (turun 12,8%)
- Australia (turun 12,6%)
- Italia (turun 10,5%)
- Kanada (turun 10%)
Siapa Penguasa Pariwisata Dunia?
Sepanjang 2024, Prancis tetap menjadi raja pariwisata dunia dengan 102 juta wisatawan internasional disusul Spanyol - 93,7 juta, Amerika Serikat - 72,3 juta, China, Turki, Italia, Meksiko, Jerman, Inggris, Jepang.
Untuk Asia Tenggara, Thailand duduk di posisi ke-12 (35,5 juta turis), Malaysia peringkat ke-17 (25 juta), dan Vietnam peringkat ke-24 (17,4 juta).
Negara Paling Sepi Turis
Di sisi lain, ada negara yang jumlah turisnya nyaris tak terbaca. Tuvalu tercatat sebagai negara dengan wisatawan paling sedikit dari 195 negara yang melaporkan data ke UNWTO sejak 2022.
Total turis yang datang pada 2022 hanya 200 orang, setara satu kali penerbangan komersial.
Dengan pertumbuhan sebesar ini, Vietnam jelas sedang naik daun di dunia pariwisata. Tantangannya kini, mampukah negara lain, termasuk Indonesia mengejar ketertinggalan?***










