FIFA Revisi Kebijakan Stadion, Suporter Diizinkan Membawa Botol Air Tertentu
Minggu, 7 Juni 2026 | 10:45
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
FIFA resmi mengubah kebijakan terkait barang bawaan penonton selama Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya mendapat sorotan dan kritik dari berbagai pihak. Badan Sepak Bola Dunia tersebut kini memperbolehkan suporter membawa satu botol air minum tertentu saat memasuki stadion.
Melalui pernyataan yang disampaikan di media sosial resmi pada Jumat, 5 Juni 2026, FIFA mengumumkan bahwa penonton yang menghadiri pertandingan di Amerika Serikat dan Kanada diperkenankan membawa satu botol air minum sekali pakai berbahan plastik lunak yang masih tersegel dari pabrik.
"Semua penggemar boleh membawa satu botol air minum sekali pakai berbahan plastik lunak berukuran 20 ons (590 ml) yang masih tersegel pabrik ke dalam pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat dan Kanada," demikian pernyataan FIFA.
BACA JUGA
Roger Federer Tak Sabar Menonton Aksi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Update Negara Lolos Piala Dunia 2026: 5 Tiket Terakhir dari Eropa Lengkap, Total 39 Negara Siap Bertarung
Piala Dunia 2026: Saat Titik Santai Warga Kaltim Disulap Menjadi Stadion Mini via Videotron Keliling
Meski memberikan kelonggaran tersebut, FIFA tetap mempertahankan aturan yang melarang penonton membawa botol minum isi ulang berbahan keras ke dalam stadion.
Menurut FIFA, keputusan itu berkaitan dengan faktor keamanan. Botol berbahan keras dinilai berpotensi digunakan sebagai benda yang dapat dilempar ke arah pemain, ofisial pertandingan, petugas keamanan, maupun suporter lainnya.
Karena alasan tersebut, regulasi mengenai botol isi ulang tidak mengalami perubahan meskipun aturan untuk botol plastik sekali pakai telah disesuaikan.
Sebelumnya, kebijakan larangan membawa botol minum ke stadion menuai kritik dari berbagai kalangan. Sejumlah pejabat publik di kota-kota tuan rumah hingga kelompok pendukung sepak bola menyampaikan kekhawatiran terhadap dampaknya bagi kesehatan penonton.
Kritik tersebut muncul karena Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada musim panas, ketika suhu di beberapa wilayah penyelenggara diperkirakan berada pada level yang cukup tinggi.
Banyak pihak menilai akses terhadap air minum menjadi kebutuhan penting bagi suporter yang akan menghabiskan waktu berjam-jam di area stadion selama pertandingan berlangsung.
Selain persoalan kesehatan, FIFA juga menghadapi tudingan bahwa larangan membawa botol minum dapat mendorong peningkatan penjualan minuman di dalam stadion.
Sebagaimana diketahui, produk seperti air mineral, minuman ringan, dan jus yang tersedia selama turnamen dipasok secara eksklusif oleh salah satu sponsor utama FIFA, yaitu The Coca-Cola Company.
Piala Dunia 2026 sendiri diperkirakan menghadirkan sejumlah tantangan terkait kondisi cuaca. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu diprediksi akan berlangsung di tengah suhu tinggi yang pada beberapa lokasi dapat melampaui 32 derajat Celsius.
Selain panas ekstrem, sejumlah kota penyelenggara juga berpotensi menghadapi hujan badai dan petir yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan maupun kenyamanan penonton.
Dalam situasi tersebut, ketersediaan air minum yang memadai menjadi aspek penting, baik untuk menjaga kondisi fisik para pemain maupun jutaan suporter yang diperkirakan hadir langsung di stadion.
Melalui kebijakan terbaru ini, FIFA berharap dapat menjawab kekhawatiran publik terkait kesehatan penonton tanpa mengesampingkan standar keamanan yang diterapkan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!