Lionel Messi Diminta Tunda Pensiun, Finalissima 2026 Panggung Penghormatan untuk Sang Legenda
Kamis, 1 Januari 2026 | 17:30
Penulis: Arif S

Sumber: X.com/Argentina
Finalissima 2026 bukan sekadar laga perebutan gengsi antara dua juara benua. Pertemuan Spanyol dan Argentina pada 28 Maret 2026 mendatang berpotensi menjadi salah satu panggung terakhir Lionel Messi di level internasional.
Dari kubu lawan, justru berharap kisah Messi belum segera berakhir. Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, secara terbuka menyatakan keinginannya agar Lionel Messi masih bermain lebih lama.
Bagi De la Fuente, Messi bukan hanya ikon Argentina, melainkan aset Sepakbola Dunia, pemain langka yang kemunculannya hanya terjadi satu kali dalam satu generasi.
BACA JUGA
Rahasia Besar Terungkap, Mantan Pelatih Argentina Selamatkan Messi dari Proyek Timnas Spanyol
Dari MLS hingga Piala Dunia, Lionel Messi Bisa Sapu Bersih 7 Gelar di Tahun 2026?
Duel Spanyol vs Argentina Terancam Batal, Luis de la Fuente Usulkan Venue Baru Finalissima 2026
Ia berharap Messi masih bermain lebih lama lagi karena La Pulga sangat spesial seperti Cristiano Ronaldo.
Finalissima 2026 akan mempertemukan Spanyol juara Euro dengan Argentina sebagai juara Copa America.
De la Fuente yakin Messi masih mampu memberikan perbedaan di Finalissima dan Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 juga disebut bakal jadi Piala Dunia terakhir untuk Messi yang kini berusia 38 tahun.
Namun, De la Fuente masih berharap Messi bermain lebih lama lagi. Baginya, usia hanyalah angka ketika berbicara tentang pemain dengan kecerdasan, teknik, dan naluri seperti Messi.
Ia menilai dampak Messi tidak selalu datang dari statistik besar, tetapi dari detail kecil. Satu sentuhan, satu pergerakan atau satu keputusan yang mengubah jalannya pertandingan.
Messi saat ini telah mengemas 196 penampilan untuk Argentina dengan torehan 115 gol sejak debut pada 2005.
Ia mengantarkan Tim Tango meraih Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America dan satu gelar Finalissima.
"Saya sangat menghormati dan mengagumi karier Leo dan apa yang masih akan dia raih," ujarnya.
Finalissima 2026 akan menjadi simbol transisi generasi, penghormatan lintas negara, dan mungkin satu bab terakhir dari kisah pemain yang telah mendefinisikan sepakbola modern.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!