Duel Spanyol vs Argentina Terancam Batal, Luis de la Fuente Usulkan Venue Baru Finalissima 2026
Kamis, 5 Maret 2026 | 18:12
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/UEFA
Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente mengusulkan venue pertandingan Finalissima 2026 dipindahkan, menyusul meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Finalissima 2026 akan mempertemukan Spanyol kampiun UEFA European Championship dengan Argentina juara Copa America.
Pertandingan itu sebelumnya dijadwalkan pada 28 Maret 2026 di Lusail Stadium, Doha, Qatar. Namun rencana itu meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu keputusan federasi sepak bola Qatar untuk menghentikan seluruh aktivitas sepak bola.
Melalui pernyataan resmi, Qatar Football Association mengumumkan penghentian sementara semua kompetisi.
BACA JUGA
Lionel Messi Diminta Tunda Pensiun, Finalissima 2026 Panggung Penghormatan untuk Sang Legenda
Dari MLS hingga Piala Dunia, Lionel Messi Bisa Sapu Bersih 7 Gelar di Tahun 2026?
Lionel Messi Ungkap Kondisi Fisik dan Peluang Bela Argentina di Piala Dunia 2026
"Asosiasi Sepak Bola Qatar mengumumkan penundaan semua turnamen, kompetisi, dan pertandingan, berlaku mulai hari ini dan hingga pemberitahuan lebih lanjut."
"Tanggal baru dimulainya kembali kompetisi akan diumumkan pada waktunya melalui saluran resmi asosiasi," tulis QFA melalui akun media sosial resmi.
Dampak dari keputusan itu, laga Spanyol kontra Argentina di Finalissima berada dalam ketidakpastian.
Menanggapi situasi itu, De la Fuente mengusulkan agar pertandingan tidak dibatalkan, melainkan dipindahkan ke lokasi lain.
Dilansir Mundo Deportivo, De la Fuente menilai pemindahan venue menjadi opsi paling realistis jika kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah tidak segera membaik.
"Kita tahu negosiasi sedang berlangsung. Prioritas utama, sebagai masyarakat, adalah menghentikan konflik," ucapnya.
"Tetapi begitu kita terjebak di dalamnya (konflik) dan (kita) tidak tahu berapa lama akan berlangsung."
"(Jadi) solusinya adalah, sementara kita tidak dapat bermain di sana (Qatar), mencari tempat lain jika memungkinkan," tambahnya.
Usulan itu juga didasari tingginya antusiasme publik terhadap pertandingan tersebut. Menurut informasi yang diterima De la Fuente, hampir 89 ribu tiket telah terjual.
De la Fuente menyebut dua kawasan yang paling memungkinkan menjadi tuan rumah baru, Eropa atau Amerika Selatan.
Secara historis, Finalissima lebih sering digelar di dua kawasan tersebut. Dalam tiga edisi terakhir, pertandingan pernah berlangsung di Prancis, Argentina, dan Inggris.
Menariknya, biasanya tuan rumah adalah salah satu tim yang bertanding dalam Finalissima.
Namun untuk edisi 2026, FIFA justru menunjuk Qatar sebagai tuan rumah, keputusan yang berbeda dari tradisi sebelumnya.
Kini, dengan situasi geopolitik tidak menentu, duel antara Spanyol dan Argentina di Finalissima 2026 masih menunggu kepastian dari otoritas Sepak Bola Dunia.










