ID EN

Ribuan Wisatawan Padati Gunung Papandayan Jelang Akhir Tahun

Minggu, 28 Desember 2025 | 10:08

Penulis: Respaty Gilang

Sejumlah pengunjung berwisata di Gunung Papandayan.
Sejumlah pengunjung berwisata di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sumber: Antaranews

Libur Natal dan tahun baru selalu jadi momen favorit para traveler untuk “kabur” sejenak dari rutinitas. Di Jawa Barat, salah satu destinasi yang kembali jadi primadona adalah Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Garut. 

Gunung dengan karakter kawah aktif ini tak hanya menawarkan panorama dramatis, tapi juga pengalaman wisata alam yang lengkap, dari Hiking Ringan hingga camping santai.

Sejak pertengahan pekan libur Natal, arus wisatawan ke Gunung Papandayan mulai menunjukkan tren meningkat. Ribuan pengunjung datang dari berbagai daerah, terutama dari Jakarta, Bandung, hingga wisatawan lokal Garut. 

Mereka berburu suasana pegunungan yang sejuk, pemandangan kawah vulkanik yang ikonik, serta spot-spot alam yang kini semakin dikenal di kalangan traveler muda.

Menurut Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak beberapa hari sebelum akhir pekan.

"Untuk per hari mungkin di hari ini di atas angka dua ribuan," kata Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan Amin Kaban di kawasan Gunung Papandayan, Garut, Sabtu, 27 Desember 2025.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari normal, yang biasanya berada di bawah seribu pengunjung per hari. Amin menjelaskan, tren kenaikan ini mulai terasa sejak Rabu, 24 Desember 2025, seiring dimulainya cuti bersama dan libur sekolah.

Gunung Papandayan memang punya daya tarik yang sulit ditolak. Kawah bekas letusan dengan asap belerang yang mengepul, hamparan Hutan Mati yang fotogenik, hingga jalur pendakian yang relatif ramah untuk pendaki pemula, menjadikannya destinasi yang cocok untuk berbagai tipe traveler. Tak sedikit pula wisatawan yang memilih bermalam dengan berkemah, menikmati suasana malam pegunungan dan langit berbintang.

Selain eksplorasi alam, kawasan ini juga menawarkan fasilitas penunjang yang membuat pengalaman liburan makin nyaman. Mulai dari kolam air panas alami yang jadi favorit untuk relaksasi, area perkemahan yang tertata, hingga jalur trekking yang sudah dilengkapi rambu dan pengamanan.

"Pengunjung yang datang, menurut dia, beragam dari berbagai daerah seperti Jakarta dan kota sekitarnya, kemudian Bandung termasuk wisatawan lokal dari Garut untuk tujuan mengunjungi kawasan kawah, hutan mati maupun berkemah, kolam renang air hangat alami dan fasilitas lainnya," jelasnya.

Meski terjadi lonjakan, Amin menyebut peningkatan tahun ini masih belum setinggi periode Libur Akhir Tahun sebelumnya.

"Memang sudah ada peningkatan untuk kunjungan, walaupun ada peningkatan tapi belum signifikan seperti tahun kemarin," katanya.

Namun, pihak pengelola memperkirakan jumlah wisatawan masih berpotensi bertambah hingga mendekati pergantian tahun. Karena itu, antisipasi sudah dilakukan sejak dini. Pengamanan diperketat, mulai dari pintu masuk kawasan wisata, area parkir, hingga jalur pendakian dan camping ground.

"Semua dijaga oleh sekuriti kita 24 jam," katanya.

Tak hanya mengandalkan pengamanan internal, kawasan TWA Gunung Papandayan juga mendapat dukungan dari aparat kepolisian, unsur TNI, serta instansi pemerintah daerah. Tujuannya satu, memastikan liburan para wisatawan berjalan aman, nyaman, dan bebas gangguan.

Dari sisi wisatawan, lonjakan pengunjung ini terasa langsung sejak pintu masuk kawasan. Hendi, wisatawan lokal asal Garut, mengaku memilih Gunung Papandayan sebagai destinasi liburan karena lokasinya yang dekat dan menawarkan pengalaman alam yang lengkap.

Namun, ia tak menyangka ramainya pengunjung sudah terasa sejak gerbang utama.

"Tadi pas mau masuk antre dulu, katanya di atas (tempat parkir kendaraan) penuh, luar biasa pengunjungnya banyak," kata Hendi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa wisata alam berbasis pengalaman masih menjadi pilihan utama traveler, terutama Generasi Muda yang mencari suasana berbeda tanpa harus pergi terlalu jauh. Gunung Papandayan bukan sekadar tempat liburan, tapi juga ruang untuk rehat, eksplorasi, dan kembali menyatu dengan alam.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Gunung Papandayan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu Destinasi Wisata alam unggulan di Jawa Barat, khususnya saat momen libur panjang. Bagi traveler yang ingin datang, perencanaan matang dan datang lebih awal jadi kunci agar tetap bisa menikmati keindahan alam tanpa terganggu kepadatan pengunjung.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!