ID EN

Maarten Paes dan Rekor Manisnya Melawan Arab Saudi

Selasa, 7 Oktober 2025 | 08:00

Penulis: Arif S

Maarten Paes
Maarten Paes memiliki catatan bagus saat berjumpa Arab Saudi.
Sumber: Antara

Arab Saudi dan Irak akan manjadi lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Babak Keempat Piala Dunia 2026. Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes memiliki catatan bagus saat berjumpa Arab Saudi.

Tim Garuda akan meladeni Arab Saudi pada Kamis 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB, disusul Irak pada Minggu 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi. 

Paes menganggap dua laga nanti sebagai yang terbesar dalam sejarah timnas.

“Pertandingan yang besar. Saya pikir ini adalah pertandingan terbesar dalam sejarah negara ini. Namun, saya melihat salah satu pelatih di liga mengatakan bahwa terkadang Anda harus bermain untuk pertandingannya, bukan untuk momennya,” ujar Paes dikutip dari akun media sosial resmi FC Dallas, Senin.

Ia menambahkan, kunci kemenangan adalah menjaga fokus dan tidak terbebani situasi besar. 

“Saya pikir, kami sebagai sebuah tim, tidak boleh membuat diri kami terlalu terbebani. Dan, dengan itu, kita punya kesempatan yang besar untuk menang,” katanya.

Ucapan itu tidak sekadar optimisme kosong. Paes memang punya catatan istimewa saat menghadapi Arab Saudi. 

Tahun lalu, ia dua kali membungkam tim yang dikenal memiliki lini serang tajam itu. Saat itu Timnas meraih hasil imbang 1-1 di Jeddah dan menang 2-0 di Jakarta. 

Pada laga pertama, Paes menepis tendangan penalti. Di pertemuan kedua, kiper berusia 27 tahun itu mencatatkan clean sheet. 

Kini, kenangan itu menjadi bahan bakar semangatnya menjelang duel penting di Jeddah. 

Apalagi, ia baru saja pulih dari cedera panjang yang membuatnya absen sejak Agustus. 

Cedera itu juga membuatnya melewatkan dua laga FIFA Match Day melawan Taiwan dan Lebanon di Surabaya bulan lalu.

“Merasa luar biasa. Iya, saya pikir pertandingan ini sudah saya tandai merah di agenda saya. Saya tahu ini sembilan minggu sejak cedera saya,” kata Paes, yang kini tengah dalam perjalanan menyusul rekan-rekannya di Jeddah setelah kembali bermain untuk FC Dallas kontra LA Galaxy.

Kembalinya Paes di bawah mistar menjadi kabar baik bagi tim Garuda. Dengan dua laga berat di depan mata, Indonesia butuh pengalaman, ketenangan, dan insting tajamnya.

Di putaran keempat ini, hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. 

Artinya, setiap poin sangat berarti dan setiap penyelamatan dari Paes bisa menjadi pembeda.(Antara)***