Dua Pelatih Buka-bukaan! Mauricio dan Van Gastel Ungkap Fakta Usai Persija Bekuk PSIM
Sabtu, 29 November 2025 | 07:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Rauf Adipati
Persija Jakarta merayakan ulang tahun ke-97 mereka dengan meraih kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta sekaligus memperpanjang tren enam kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/2026. Setelah peluit akhir berbunyi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam, dua pelatih memberikan perspektif berbeda tentang jalannya pertandingan.
Mauricio Souza menegaskan kemenangan ini dibangun dari fokus.
“Malam ini kami mampu konsisten mengincar gol, menekan lawan, dan mereka (PSIM) tidak punya ruang untuk bergerak. Jadi sekali lagi Persija kalau fokus dalam pertandingan, kami kuat sekali,” ujar Mauricio.
BACA JUGA
Persija Belum Pikirkan Persib, Mauricio Souza Tegaskan Fokus Penuh ke Persijap Jepara
Mauricio Souza Puji Dominasi Persija dan Singgung Klaim Wasit Berat Sebelah Usai Kalahkan Persik Kediri
Persija Gagal Amankan Poin Penuh di Kandang, Borneo FC Paksa Skor Imbang di Injury Time
Meski dominan, Persija harus menunggu hingga menit ke-78 untuk memecah kebuntuan melalui gol Maxwell, sebelum Allano memastikan kemenangan di masa tambahan waktu. Mauricio tidak mempermasalahkan proses panjang itu.
“Kami punya 90 menit untuk berusaha mencetak gol dan tidak kebobolan. Seandainya baru bisa mencetak gol pada menit ke-98 juga saya sudah merasa cukup,” katanya.
Ia juga kembali membela Allano De Souza, yang kerap diberi label “emosional”.
“Anda tidak akan stabil emosinya kalau ditekan terus. Saya tidak setuju kalau dibilang dia disebut emosional. Dia sudah berusaha untuk menang,” kata Mauricio.
Di sisi lain, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel memilih pendekatan lebih reflektif. Meski kalah, ia menyebut hasil tersebut sepenuhnya layak.
“Persija layak menang, namun kami tidak tampil buruk. Pada babak pertama kami banyak kehilangan bola, mereka banyak menekan kami,” kata Van Gastel.
Ia mengapresiasi perjalanan timnya yang tetap stabil di papan atas.
“Selama 13 pertandingan, kami berjuang untuk mendapatkan poin, tidak seorang pun menduga kami berada begitu tinggi di klasemen,” tambahnya.
PSIM juga memainkan kiper ketiga, Khairul Fikri, yang menjalani debut di hadapan puluhan ribu suporter di GBK.
“Saya sangat puas dengan penampilan Fikri, ia harus bermain tandang melawan Persija, melakukan debutnya dengan atmosfer seperti ini,” pungkas Van Gastel.
Dengan kemenangan ini, Persija semakin kokoh di posisi kedua klasemen dengan 29 poin dari 13 laga. Tim akan diliburkan sebelum kembali bertanding menghadapi Semen Padang pada 22 Desember 2025.(Antara)










