ID EN

Alami Mati Otak, Bintang Voli Saber Kazemi Berjuang di Antara Hidup dan Mati

Jumat, 31 Oktober 2025 | 07:48

Penulis: Respaty Gilang

Saber Kazemi
Saber Kazemi alami mati otak usai kolaps di Qatar.
Sumber: Antaranews

Kabar duka datang dari dunia voli internasional. Federasi Bola Voli Iran (IRIVF) mengonfirmasi bahwa salah satu pemain terbaik mereka, Saber Kazemi, mengalami mati otak usai kolaps di Qatar pada pertengahan Oktober 2025.

Dalam pernyataan resmi di akun media sosialnya, IRIVF menuliskan kabar mengenai perkembangan kondisi Kazemi pascakolaps.

"Tim medis mengonfirmasi adanya kematian otak. Namun, perangkat medis terus terhubung dan Saber masih hidup."

Mereka juga meminta publik untuk menghormati privasi keluarga serta mendoakan kondisi sang pemain.

Perjuangan di Ruang Perawatan

Kazemi sempat mendapatkan penanganan intensif di Doha, Qatar, di bawah pengawasan profesor saraf dan otak ternama. Ia tidak sadarkan diri secara mendadak setelah menjalani sesi pemulihan pascalatihan pramusim di kolam renang. 

Tim medis segera memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya membawanya ke rumah sakit di Doha, tempat Kazemi kemudian dinyatakan koma.

Setelah itu, pemain 26 tahun tersebut dibawa ke Iran untuk perawatan lanjutan. IRIVF mengungkapkan bahwa tim dokter di negaranya telah melakukan segala upaya medis yang mungkin, namun tidak berhasil memulihkan fungsi otaknya.

Karier yang Berkilau di Lapangan

Saber Kazemi bukan nama asing di dunia bola voli Asia. Dengan tinggi badan sekitar dua meter dan gaya bermain eksplosif, ia sudah menjadi bagian penting tim nasional Iran sejak 2018.

Selama kariernya, Kazemi ikut mengantarkan Iran menjuarai Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2021 serta Asian Games 2018 dan 2022.

Tak hanya di level timnas, prestasinya di klub juga mengesankan. Kazemi pernah membela Jakarta Bhayangkara Presisi di Indonesia pada musim 2024–2025, dan terakhir menandatangani kontrak bersama Al Rayyan asal Qatar untuk musim 2025–2026.

Daftar trofi yang dikoleksinya cukup Panjang, juara Liga Super Iran 2020/2021, Kejuaraan Antarklub Asia 2021 bersama Foolad Sirjan, Liga Kuwait 2023/2024 bersama Kuwait FC, hingga Proliga 2025 bersama Bhayangkara Presisi.

Kazemi juga dikenal sebagai pemain yang kerap menyabet gelar individu, termasuk penghargaan Most Valuable Player (MVP) di Kejuaraan Bola Voli Asia 2021 dan Kejuaraan Bola Voli Antarklub Asia 2021.

Lebih dari Sekadar Atlet

Kisah Saber Kazemi kini menjadi refleksi tentang sisi lain dunia olahraga bahwa di balik sorotan kamera dan gemuruh penonton, ada risiko besar yang selalu mengintai. Kondisinya yang kini terbaring dengan alat bantu medis membuat dunia olahraga, terutama komunitas voli Asia, ikut terpukul.

Meski belum diketahui bagaimana kelanjutan nasibnya, perjuangan Kazemi di lapangan dan semangatnya membela banyak klub di Asia telah meninggalkan jejak mendalam.

Federasi Iran menutup pernyataannya dengan penuh harap dan meminta semua pihak untuk turut mendoakan Kazemi.

“Kami meminta semua pihak untuk mendoakan Kazemi dan menghormati privasi keluarganya.”

Kini, dunia voli menanti keajaiban untuk seorang pemain yang pernah menyalakan semangat juang di setiap laga yang ia mainkan.