ID EN

Spanyol Juara Dunia 2026: Ferran Torres Pecahkan Kebuntuan, La Roja Rebut Bintang Kedua

Senin, 20 Juli 2026 | 08:53

Penulis: Rojes Saragih

 Ferran Torres Pecahkan Kebuntuan, La Roja Rebut Bintang Kedua
Spanyol Juara Dunia 2026: Ferran Torres Pecahkan Kebuntuan, La Roja Rebut Bintang Kedua
Sumber: ITSMe

Selama lebih dari 100 menit, final Piala Dunia 2026 memperlihatkan pertarungan dua filosofi sepak bola. Spanyol menguasai bola dan terus menekan. Argentina bertahan dengan disiplin sambil berharap momen Lionel Messi dapat mengubah pertandingan.

Akhirnya, satu peluang menjadi pembeda.

Ferran Torres, yang masuk dari bangku cadangan, mencetak gol pada menit ke-106 untuk membawa Spanyol menang 1-0 atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin WIB.

Kemenangan itu memastikan La Roja meraih gelar dunia kedua setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Gol Torres lahir setelah Argentina kehilangan Enzo Fernandez yang menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama babak tambahan, Spanyol akhirnya menemukan celah yang sepanjang pertandingan sulit mereka buka.

Sejak peluit awal berbunyi, tim asuhan Spanyol tampil sebagai pihak yang lebih dominan. Lamine Yamal hampir membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan lima menit, tetapi peluangnya digagalkan Lisandro Martinez sebelum Emiliano Martinez mengamankan bola.

Argentina merespons melalui kombinasi Lionel Messi dan Nico Gonzalez, namun peluang terbaik Albiceleste gagal berbuah gol. Menjelang turun minum, Argentina kehilangan Lisandro Martinez akibat cedera dan memasukkan Nicolas Otamendi sebagai pengganti.

Dominasi Spanyol berlanjut pada babak kedua.

Alejandro Baena memperoleh peluang emas hanya semenit setelah restart usai memanfaatkan kesalahan operan Leandro Paredes. Namun, Emiliano Martinez kembali menunjukkan refleks terbaiknya.

Tekanan kemudian datang bergelombang. Otamendi melakukan tekel krusial untuk menghentikan serangan Fabian Ruiz dan Mikel Oyarzabal, sementara Gonzalo Montiel menyapu bola di depan gawang setelah Dani Olmo mengirim umpan berbahaya kepada Marc Cucurella.

Peluang terbaik Spanyol pada waktu normal hadir pada menit ke-67. Yamal melewati dua pemain Argentina sebelum mengirim umpan silang kepada Ferran Torres, tetapi sundulan sang penyerang tepat mengarah ke pelukan Emiliano Martinez.

Memasuki 15 menit terakhir, Spanyol semakin meningkatkan intensitas serangan. Pedri dan Pau Cubarsi sama-sama memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.

Momentum pertandingan berubah drastis pada masa injury time.

Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+3 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi. Argentina harus memainkan babak tambahan dengan 10 pemain, sementara Spanyol memperoleh keuntungan yang kemudian mampu mereka manfaatkan.

Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-106.

Pedro Porro mengirim bola ke sisi jauh kotak penalti. Nico Williams berhasil menjaga bola tetap hidup sebelum mengirim umpan tarik ke tengah. Ferran Torres menyambutnya dengan penyelesaian satu sentuhan yang menghujam atap gawang Emiliano Martinez untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Torres sempat kembali membobol gawang Argentina pada menit ke-113 setelah menerima umpan Lamine Yamal. Namun, gol tersebut dianulir karena penyerang Spanyol itu lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Argentina memiliki kesempatan terakhir pada menit ke-120+1. Lionel Messi mengirim sepak pojok yang disambut Giovanni Simeone, tetapi penyelesaian akhirnya melambung di atas mistar gawang Unai Simon.

Peluit panjang kemudian memastikan berakhirnya perlawanan Argentina.

Spanyol menutup turnamen dengan gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka. Trofi itu sekaligus memberi La Roja hak mengenakan dua bintang di atas lambang federasi pada seragam nasional.

Secara historis, Spanyol kini sejajar dengan Uruguay dan Prancis sebagai negara yang telah dua kali menjuarai Piala Dunia. Brasil tetap menjadi negara tersukses dengan lima gelar, disusul Jerman dan Italia yang masing-masing mengoleksi empat trofi, sementara Argentina tetap bertahan dengan tiga gelar dunia.

Daftar negara dengan gelar Piala Dunia terbanyak

5 gelar: Brasil (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)
4 gelar: Jerman (1954, 1974, 1990, 2014), Italia (1934, 1938, 1982, 2006)
3 gelar: Argentina (1978, 1986, 2022)
2 gelar: Uruguay (1930, 1950), Prancis (1998, 2018), Spanyol (2010, 2026)
1 gelar: Inggris (1966)

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!