Tupessy Footgolf Matchday 2026 Perkuat Footgolf Indonesia, FFGI Targetkan 10 Klub
Minggu, 5 Juli 2026 | 17:14
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: ITSMe
Bogor – Federasi Footgolf Indonesia (FFGI) menargetkan penambahan jumlah klub resmi dari enam menjadi delapan hingga sepuluh klub dalam waktu dekat. Target ini menjadi salah satu fokus pengembangan olahraga footgolf yang mengemuka dalam penyelenggaraan Tupessy Footgolf Matchday 2026 di Palm Hills Golf Club, Sentul, Bogor, Minggu (5/7/2026).
Turnamen yang diikuti sekitar 40 peserta dari wilayah Jabodetabek ini juga menjadi momentum memperkenalkan Tupessy Footgolf Club sekaligus Fun Footgolf sebagai bagian dari upaya memperluas komunitas dan memperkenalkan olahraga footgolf kepada masyarakat.
Kompetisi dimainkan dengan format 18 hole dan mempertandingkan kategori Best Gross. Selain menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi antarpemain, turnamen juga menyediakan total hadiah Rp8 juta, trofi, medali, doorprize, serta lucky draw yang didukung sejumlah mitra penyelenggara.
BACA JUGA
Indonesia Footgolf Cup 2026 Makin Meriah, Diikuti Peserta Internasional dan Kategori Wanita
Indonesia Footgolf Cup 2026: Palm Hill Sentul Jadi Arena Persaingan Atlet Lintas Negara
Indonesia Open Footgolf Tournament 2025 Sukses Gelar Duel Indonesia vs Malaysia
Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, Amrit Punjabi, mengatakan federasi berkomitmen mendukung setiap turnamen yang bekerja sama dengan FFGI. Menurutnya, penyelenggaraan event seperti Tupessy Footgolf Matchday menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan olahraga footgolf sekaligus memperkuat pembinaan komunitas dan klub di berbagai daerah.
"Federasi support semua match yang bekerja sama, termasuk Tupessy Matchday kali ini. Tentunya federasi juga membantu mempromosikan agar lebih banyak yang ikut, lalu membantu Club Tupessy lewat turnamen ini agar semakin dikenal," ujar Amrit.
Ia menjelaskan, saat ini FFGI telah menaungi enam klub resmi. Jumlah ini diharapkan bertambah menjadi delapan hingga sepuluh klub dalam beberapa bulan mendatang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga yang memadukan unsur sepak bola dan golf. Menurut Amrit, penyelenggaraan turnamen seperti Tupessy Footgolf Matchday menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas komunitas footgolf di berbagai daerah.
Semangat pembinaan itu juga tercermin dalam persaingan di lapangan yang berlangsung kompetitif sepanjang pertandingan. Rian Ramdani berhasil meraih gelar Best Gross 1 dengan skor 68, disusul Dimas sebagai Best Gross 2 dengan skor 69. Sementara Anas menempati posisi Best Gross 3 dengan skor 74, sedangkan Rizal dan Imam masing-masing finis sebagai Best Gross 4 dan Best Gross 5.

Sumber: ITSMe
Founder sekaligus anggota Tupessy Footgolf Club, Imam Fauzy Rahmawan, menjelaskan bahwa pembentukan klub berawal dari rencana Federasi Footgolf Indonesia menyelenggarakan liga. Saat itu, setiap pemain diwajibkan memiliki klub sebagai syarat mengikuti kompetisi sehingga lahirlah Tupessy Footgolf Club.
"Awal mula terbentuk Tupessy itu karena awalnya federasi mau buat liga, dan sebelum itu member harus punya club, jadi dibuatkan Tupessy ini," kata Imam.
Saat ini Tupessy Footgolf Club memiliki enam anggota aktif dan masih memfokuskan diri pada penguatan organisasi. Karena itu, dalam waktu dekat klub belum berencana membuka perekrutan anggota baru.
Optimisme terhadap perkembangan footgolf juga disampaikan salah seorang peserta, Arif. Menurutnya, komunitas footgolf di Indonesia semakin aktif menggelar berbagai kegiatan dan turnamen sehingga olahraga ini mulai semakin dikenal masyarakat.
"Sejauh ini perkembangan olahraga footgolf semakin oke, komunitasnya juga aktif. Semoga makin luas lagi olahraga ini dikenal di tengah masyarakat," ujar Arif.
Melalui Tupessy Footgolf Matchday 2026, FFGI berharap semakin banyak klub, komunitas, dan pecinta footgolf bermunculan di berbagai daerah. Dukungan federasi, hadirnya Tupessy Footgolf Club dan Fun Footgolf, serta antusiasme peserta menjadi modal penting dalam membangun ekosistem footgolf Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!