Laga Diwarnai Kartu Merah, Belgia Vs Iran Berakhir Imbang
Senin, 22 Juni 2026 | 06:39
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: ChatGPT AI
Timnas Belgia kembali harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 melawan Iran pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin, 22 Juni 2026.
Hasil tersebut membuat persaingan di Grup G semakin ketat. Iran kini menempati posisi teratas Klasemen sementara dengan dua poin, unggul selisih gol atas Belgia yang memiliki jumlah poin sama.
Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia tampil dominan dan langsung mengambil alih kendali pertandingan. Tim asuhan Rudi Garcia menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 77 persen dalam 10 menit pertama.
BACA JUGA
Belgia vs Iran: Era Baru Belgia Hadapi Tantangan Besar, Iran Kejar Rekor Bersejarah
Lamine Yamal Cetak Sejarah, Spanyol Gilas Arab Saudi Empat Gol Tanpa Balas
Setelah Tahan Spanyol, Tanjung Verde Siap Beri Ujian Berat untuk Uruguay
Meski lebih banyak berada di bawah tekanan, Iran sempat membuat pendukung Belgia terdiam pada menit ke-25. Mehdi Taremi berhasil menjebol gawang Thibaut Courtois setelah menerima umpan dari Ehsan Hajsafi dan melewati sang kiper.
Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah tinjauan VAR menunjukkan Taremi berada dalam posisi offside sebelum menerima bola.
Belgia terus berupaya membongkar pertahanan lawan melalui kreativitas Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans. Akan tetapi, disiplin lini belakang Iran serta performa impresif kiper Alireza Beiranvand membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol hingga babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Belgia tetap menjadi tim yang lebih dominan dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang. Rudi Garcia mencoba menambah daya serang dengan memasukkan Dodi Lukebakio dan Hans Vanaken.
Momentum pertandingan berubah pada menit ke-66 ketika Belgia kehilangan satu pemain. Nathan Ngoy diganjar kartu merah setelah melanggar Mehdi Taremi yang berhasil merebut bola akibat kesalahan lini belakang Belgia dan berada dalam posisi satu lawan satu dengan Courtois.
Keunggulan jumlah pemain membuat Iran tampil lebih berani menyerang. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi Courtois menunjukkan kelasnya dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawang Belgia tetap perawan.
Di sisi lain, Beiranvand menjadi sosok kunci bagi Iran. Penjaga gawang berusia 33 tahun itu tampil luar biasa dengan mencatatkan tujuh penyelamatan sepanjang laga dan memastikan timnya membawa pulang satu poin berharga.
Tambahan satu angka membuat Iran tetap berada di jalur persaingan menuju fase gugur, sementara Belgia masih harus bekerja keras untuk meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!