Legenda Hidup Tenis Kembali Beraksi! Serena Williams Tampil Lagi di Kompetisi WTA
Senin, 8 Juni 2026 | 16:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Kembalinya Legenda Tenis dunia Serena Williams akhirnya menjadi kenyataan. Setelah hampir empat tahun meninggalkan persaingan di level tertinggi, pemilik 23 gelar Grand Slam tunggal itu akan kembali tampil di ajang WTA pekan ini.
Serena dijadwalkan menjalani laga comeback dalam turnamen HSBC Championships yang berlangsung di Queen's Club, London. Pada kesempatan tersebut, mantan petenis nomor satu dunia itu akan turun di nomor ganda bersama petenis muda Kanada, Victoria Mboko.
"Queen's Club terasa seperti tempat yang sempurna untuk memulai babak selanjutnya ini," kata Williams dikutip dari WTA, Senin, 8 Juni 2026.
BACA JUGA
Dominasi Sabalenka Berlanjut, Dekati Rekor Martina Hingis di Ranking WTA
Momen Hangat Nadal dan Iga Swiatek di Mallorca, Awal Kolaborasi Baru
Roger Federer Tak Sabar Menonton Aksi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
"Lapangan rumput memberi saya beberapa momen paling bermakna dalam karier saya, dan saya senang bisa kembali berkompetisi di salah satu panggung paling ikonik dalam olahraga ini."
Penampilan di Queen's Club menjadi momen spesial bagi Serena karena menandai pertandingan pertamanya di tur WTA sejak terakhir tampil pada 2022. Ia mendapatkan fasilitas wild card untuk berlaga di sektor ganda turnamen lapangan rumput bergengsi tersebut.
Pada babak pertama, Serena dan Mboko akan menghadapi pasangan unggulan ketiga, Nicole Melichar-Martinez dan Erin Routliffe, dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Selasa.
Meski kembali melalui nomor ganda, rekam jejak Serena di sektor ini tidak perlu diragukan lagi. Bersama sang kakak, Venus Williams, ia mengoleksi 22 gelar ganda dan mencatatkan rekor sempurna dengan memenangkan seluruh 14 final Grand Slam yang mereka jalani.
Menariknya, Queen's Club merupakan salah satu turnamen yang belum pernah dimainkan Serena sepanjang karier profesionalnya. Turnamen tersebut baru kembali masuk kalender WTA pada 2025 setelah vakum lebih dari lima dekade.
Kehadiran Serena juga mendapat sambutan hangat dari Victoria Mboko yang akan menjadi pasangannya di turnamen tersebut.
"Saya dan Serena tetap berhubungan, yang sangat, sangat menyenangkan, karena saya sangat mengaguminya," kata Mboko di Roland Garros pekan lalu.
"Maksud saya, fakta bahwa dia bahkan mengenal saya sangat-sangat menyenangkan. Dia adalah idola saya."
Mboko mengungkapkan bahwa Serena tetap mengikuti perkembangan kariernya selama beberapa tahun terakhir. Bahkan, legenda tenis Amerika Serikat itu beberapa kali mengirimkan pesan dukungan saat dirinya menjalani berbagai fase dalam karier profesional.
Sebelum memutuskan kembali ke lapangan, Serena terakhir kali tampil di US Open 2022. Saat itu ia sempat menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan Danka Kovinic dan unggulan kedua Anett Kontaveit untuk mencapai babak ketiga.
Perjalanannya kemudian terhenti setelah kalah dari Ajla Tomljanovic dengan skor 7-5, 6-7(4), 6-1 dalam laga yang kala itu diyakini menjadi pertandingan terakhir dalam kariernya.
Di turnamen yang sama, Serena juga tampil di nomor ganda bersama Venus Williams. Namun langkah mereka harus terhenti di babak pertama setelah dikalahkan Linda Noskova dan Lucie Hradecka dengan skor 7-6, 6-4.
Kini, pada usia 44 tahun, Serena mencatat sejarah baru sebagai mantan petenis nomor satu dunia tertua yang kembali berkompetisi di tur WTA setelah pensiun. Ia melampaui catatan Martina Navratilova yang melakukan comeback pada usia 43 tahun pada tahun 2000.
Di luar lapangan, Serena kini menjalani peran sebagai ibu dari dua putri. Namun di dunia tenis, namanya tetap dikenang sebagai salah satu atlet paling berpengaruh dan sukses sepanjang sejarah olahraga tersebut.
Sepanjang kariernya, Serena mengoleksi 73 gelar tunggal WTA dan pernah mencatatkan 186 pekan berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Stefanie Graf.
Comeback di Queen's Club juga menjadi simbol perjalanan panjang Serena di dunia tenis. Pertandingan tersebut berlangsung tepat 31 tahun setelah laga profesional pertamanya saat masih berusia 14 tahun.
Kala itu, Serena harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat Annie Miller pada babak kualifikasi turnamen di Quebec City. Empat tahun berselang, ia menjelma menjadi juara Grand Slam dan memulai era dominasinya di dunia tenis yang bertahan selama lebih dari dua dekade.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!