Pelatih 78 Tahun Berpeluang Kembali Pimpin Curacao di Piala Dunia 2026
Selasa, 12 Mei 2026 | 10:20
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews/X.com/TheBlueWaveffk
Federasi Sepak Bola Curacao atau FFK kembali memasuki babak baru menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 setelah pelatih kepala Fred Rutten memutuskan mundur dari jabatannya pada Senin 11 Mei 2025. Keputusan tersebut memunculkan spekulasi mengenai peluang kembalinya pelatih veteran Dick Advocaat Kembali ke kursi pelatih Timnas Curacao.
Pengunduran diri Rutten diumumkan melalui akun resmi X Timnas Curacao. Federasi menyebut keputusan itu lahir setelah pembicaraan Rutten dengan Presiden Federasi, Gilbert Martina yang disebut berlangsung secara terbuka dan konstruktif.
Menurut laporan Sky Sports Belanda, mundurnya Rutten membuka jalan bagi Advocaat untuk kembali memimpin Curacao di putaran final Piala Dunia 2026. Nama Advocaat memang terus mendapat dukungan kuat dari ruang ganti tim serta sponsor utama federasi.
BACA JUGA
Dick Advocaat Mundur Jelang Piala Dunia 2026, Curacao Dipimpin Fred Rutten
Ironi! Curacao Hampir ke Piala Dunia, Timnas Indonesia Justru Tersingkir di Era Kluivert
Nonton Piala Dunia 2026 di Pesawat? Ini Terobosan Singapore Airlines
Situasi internal Curacao dalam beberapa pekan terakhir disebut memanas. Rutten mendapat tekanan besar setelah sebagian pemain dan sponsor secara terbuka menginginkan kembalinya Advocaat.
Kondisi tersebut akhirnya membuat Pelatih Asal Belanda itu memilih mengundurkan diri demi menjaga stabilitas skuad.
Keputusan ini juga menandai perubahan sikap drastis dari pihak federasi. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Jumat pekan lalu, FFK masih menegaskan penolakan terhadap desakan pemain dan sponsor yang meminta Advocaat kembali menangani tim.
Meski demikian, federasi tetap memberikan penghormatan kepada Rutten. Mereka menilai sang pelatih bukan sumber utama konflik internal di dalam timnas.
“Iklim yang merusak hubungan profesional yang sehat antara pemain dan staf tidak boleh dibiarkan muncul,” tegas Rutten dalam pernyataan resmi federasi yang dirilis melalui media sosial.
“Mundur adalah keputusan bijaksana. Waktu terus mendesak dan Curacao harus melangkah maju.”
Nama Dick Advocaat memiliki tempat spesial dalam sejarah sepak bola Curacao. Pelatih berusia 78 tahun itu menjadi sosok penting di balik keberhasilan negara Karibia tersebut lolos ke Piala Dunia pada November tahun lalu.
Namun pada Februari 2026, Advocaat memilih mundur untuk fokus merawat putrinya yang tengah sakit parah. Posisi itu kemudian diberikan kepada Fred Rutten sebagai pengganti sementara.
Kini, laporan media Belanda menyebut kondisi kesehatan putri Advocaat mulai membaik. Situasi tersebut membuat pelatih senior itu terbuka untuk kembali membesut Curacao di panggung terbesar Sepak Bola Dunia. Dukungan mayoritas pemain di ruang ganti juga disebut menjadi faktor penting yang memperbesar peluang comeback sang pelatih.
Jika resmi kembali mendampingi Curacao di Piala Dunia 2026, Advocaat berpeluang mencatat sejarah sebagai pelatih tertua yang pernah memimpin tim di turnamen Piala Dunia.
Curacao tergabung di Grup E dan akan langsung menghadapi tantangan berat pada laga pembuka melawan Timnas Jerman di Houston pada 15 Juni.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!