Regenerasi Tim Bulu Tangkis Indonesia, Dua Debutan Dapat Jam Terbang di BAC
Selasa, 7 April 2026 | 08:00
Penulis: Arif S

Sumber: PBSI
Tim Bulu Tangkis Indonesia bersiap menghadapi Badminton Asia Championships (BAC) 2026 pada 7-12 April mendatang di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China. Pada turnamen ini, Indonesia membawa misi regenerasi sekaligus prestasi di turnamen selevel BWF Super 1000 tersebut.
Selain atlet senior, Indonesia juga memberikan jam terbang kepada dua debutan, sebuah langkah strategis untuk membangun kedalaman skuad di masa depan.
Sorotan utama tertuju pada debut di sektor tunggal putri melalui Thalita Ramadhani Wiryawan. Untuk pertama kalinya, ia akan tampil di panggung Badminton Asia Championships.
BACA JUGA
Rapor Tim Bulu Tangkis Indonesia di Tur Eropa 2026: Tanpa Gelar, Tapi Menjanjikan
Gagal Penuhi Target Satu Gelar di All England 2026, PBSI Tinjau Pembinaan di Pelatnas
Kekuatan Penuh! Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Bulu Tangkis Asia
Bagi Thalita, kesempatan ini menjadi ujian besar setelah sempat mencicipi atmosfer kompetisi internasional saat membela Indonesia di Badminton Asia Team Championships.
Debutan kedua di sektor ganda putra lewat pasangan muda Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan yang siap menguji kemampuan mereka di level elite Asia.
Kehadiran dua debutan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Indonesia untuk menjaga regenerasi tetap berjalan di tengah ketatnya persaingan bulu tangkis Asia.
Meski memberi ruang bagi pemain baru, tim Merah Putih tetap mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman untuk menjaga daya saing.
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie akan memimpin bersama dua talenta muda, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah.
Sementara itu, sektor tunggal putri masih mengandalkan Putri Kusuma Wardani yang telah menjadi pilar dalam beberapa tahun terakhir.
Di sektor ganda putra, Indonesia tetap mempertahankan kekuatan utama melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta duet Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Selain itu, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga diharapkan mampu memberikan warna baru.
Di sektor ganda putri, komposisi tim diisi Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
Sementara di sektor ganda campuran, Indonesia menurunkan empat pasangan, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.
Dengan kombinasi pengalaman dan energi muda, Indonesia tidak hanya menargetkan hasil maksimal, tetapi juga ingin memastikan regenerasi berjalan mulus di panggung Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026.










