Kisah Legenda Basket Putri Dunia Eliane Girod Diangkat ke Komik
Selasa, 10 Maret 2026 | 16:30
Penulis: Arif S

Sumber: FIBA
Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) merilis sebuah komik berjudul La Valise d’Eliane. Komik ini mengangkat kisah perjalanan pebasket Swiss Eliane Girod di ajang bersejarah FIBA Women's Basketball World Cup 1953.
Peluncuran komik ini diumumkan melalui laman resmi FIBA pada Senin, bertepatan dengan peringatan International Women's Day pada 8 Maret.
Karya tersebut menjadi penghormatan terhadap sejarah edisi pertama Piala Dunia Bola Basket Putri di Santiago pada 1953.
Momentum peluncurannya juga terasa semakin istimewa karena 7 Maret merupakan hari dimulainya turnamen tersebut sekaligus bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Girod.
Menurut FIBA, cerita dalam komik ini terinspirasi dari catatan harian Girod selama mengikuti turnamen yang menjadi tonggak awal perkembangan Kompetisi Bola Basket putri dunia.
Girod dikenal sebagai pemain klub Swiss Chene-Bougeries yang mendominasi kompetisi domestik dengan meraih 13 gelar juara nasional secara beruntun periode 1942-1954.
Selain bersinar di level klub, ia juga menjadi salah satu dari tiga pemain Chene-Bougeries yang memperkuat tim nasional Swiss pada FIBA Women's EuroBasket 1952, setahun sebelum tampil di panggung dunia pada 1953.
Sekitar tujuh dekade kemudian, berbagai kenangan perjalanan sang legenda ditemukan melalui koleksi memorabilia yang disimpan keluarganya.
Dengan dukungan putrinya Corinne Dahan, cucunya Joachim Dahan, serta mantan rekan setim seperti Claudine Clot dan Yvonne Cotier, Girod mengumpulkan kembali sejumlah dokumen bersejarah, termasuk buku harian yang ia tulis selama turnamen berlangsung.
Seluruh koleksi itu kemudian disumbangkan kepada FIBA Foundation sebagai bagian dari upaya melestarikan sejarah bola basket putri dunia.
Dalam komik La Valise d’Eliane, perjalanan para pemain digambarkan melalui rute panjang yang harus ditempuh dari Geneva menuju Paris, Lisbon, Dakar, Rio de Janeiro hingga akhirnya tiba di Santiago.
Perjalanan lintas benua tersebut menjadi gambaran nyata perjuangan para atlet perempuan di era ketika Olahraga masih sangat didominasi laki-laki.
Kisah itu sekaligus menyoroti tantangan sosial dan budaya yang harus dihadapi para pemain wanita pada masa tersebut, jauh sebelum bola basket putri mendapatkan pengakuan global seperti saat ini.
Komik ini ditulis Jacobo Rivero dan diilustrasikan Raulowsky dan telah tersedia di sejumlah toko buku di Swiss dan Prancis, serta dapat dipesan secara daring melalui penerbit Livreo-Alphil.
Melalui medium komik, kisah perjalanan Girod bukan hanya menjadi arsip sejarah, tetapi juga inspirasi bagi generasi baru pemain bola basket putri di seluruh dunia.










