ID EN

Blue Ocean Minang Run 2026 di Padang Siap Jadi Magnet Sport Tourism

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:30

Penulis: Arif S

Blue Ocean Minang Run BOM Run 2026
Blue Ocean Minang Run BOM Run 2026 akan digelar di Kota Padang, Sumatera Barat pada Agustus 2026.
Sumber: Antara/HO-BOM Run

Padang bersiap menyambut ribuan pelari dari berbagai penjuru negeri. Kota pesisir di Sumatera Barat itu akan menjadi panggung bagi Blue Ocean Minang Run 2026. Ajang lari ini tidak hanya menawarkan kompetisi, tetapi juga pengalaman menjelajah lanskap dan budaya Minangkabau.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mengajak komunitas pelari di seluruh Indonesia untuk datang dan meramaikan perhelatan yang dijadwalkan Agustus 2026.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal lomba lari tapi juga soal kebersamaan, promosi daerah, dan kebanggaan terhadap tempat yang kita miliki,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Bagi banyak orang, lari kini bukan lagi sekadar olahraga pagi di taman kota. Di berbagai belahan dunia, lomba lari telah berubah menjadi gaya hidup sekaligus alasan untuk berkunjung ke destinasi baru. 

Tren ini mulai berkembang di Indonesia, menggabungkan olahraga, perjalanan, dan Pengalaman Budaya dalam satu paket perjalanan.

“Saya mendukung BOM Run 2026 dan berharap banyak runner dari seluruh Indonesia bisa datang meramaikan,” katanya.

Menurut Raffi, Sumatera Barat memiliki semua unsur yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah event Sport Tourism berskala nasional.

Panorama alam indah, tradisi budaya hidup, serta kekayaan kuliner yang telah lama memikat para pelancong.

“Kuliner khas daerah dinilai menjadi daya tarik yang bisa membuat para pelari sekaligus wisatawan datang berkunjung,” katanya.

Lari Lintas Generasi di Pesisir Padang

Selain rute membentang di kawasan wisata pesisir, Blue Ocean Minang Run 2026 menghadirkan satu kategori yang jarang ditemukan dalam event lari, nomor khusus lansia sejauh 500 meter.

Ketua pelaksana, Revdi Iwan Syahputra, menyebut kategori ini sebagai simbol, olahraga tidak mengenal batas usia.

“Ini bukan tentang jarak, tapi tentang semangat. Kami ingin para orang tua tetap menjadi bagian dari perayaan olahraga kota. BOM Run 2026 adalah panggung bersama, lintas usia,” katanya.

Para peserta lansia nantinya akan berlari santai di lintasan datar sepanjang Jalan Samudera dengan titik start dan finis di Pantai Cimpago. 

Kawasan pantai ini dikenal sebagai salah satu ruang publik paling populer di Padang, tempat warga berkumpul menikmati angin laut dan panorama matahari tenggelam.

Rute tersebut dipilih karena relatif ramah bagi peserta lansia sekaligus memperlihatkan wajah wisata pesisir kota kepada para peserta.

"Target peserta untuk kategori ini mencapai 1.000 orang, terdiri dari 500 lansia dan 500 pendamping," katanya.

Secara keseluruhan, ajang ini menargetkan sekitar 6.000 peserta dari berbagai kategori, mulai dari pelari elite, komunitas publik, hingga peserta lansia, baik dari tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Ini standar baru inklusivitas dalam event lari di Sumatera Barat. Kami ingin memastikan Kota Padang benar-benar menjadi kota sehat bagi semua,” pungkasnya.