ID EN

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Transjakarta Tambah Bus ke Destinasi Wisata Favorit Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 | 13:09

Penulis: Arif S

Warga antre masuk ke bus Transjakarta
Arsip foto - Warga antre masuk ke bus Transjakarta.
Sumber: Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay

Libur Lebaran di Jakarta selalu menghadirkan wajah kota yang berbeda. Banyak warga kota memanfaatkan libur Lebaran dengan mengunjungi Destinasi Wisata di ibu kota. PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta akan menambah armada bus menuju sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran 2026.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan beberapa rute yang akan diperkuat armadanya mencakup kawasan Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, hingga Pantai Indah Kapuk (PIK).

“Jadi ke Ancol, kemudian juga ke Taman Mini, Ragunan, mungkin juga PIK, karena sudah ada rute PIK. Ini adalah nanti rute-rute yang mungkin kita akan perkuat armadanya,” ujar Welfizon di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Keempat lokasi tersebut memang menjadi tujuan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk mengisi waktu libur bersama keluarga. 

Dari pantai dan wahana hiburan di Ancol, miniatur budaya nusantara di Taman Mini, satwa-satwa eksotis di Ragunan, hingga kawasan kuliner dan tepi laut di PIK—semuanya menawarkan pengalaman berbeda dalam radius satu kota.

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Kurangi Waktu Tunggu

Menurut Welfizon, penambahan armada dilakukan agar waktu tunggu penumpang tetap terjaga dan kepadatan di halte dapat diantisipasi. Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pergerakan masyarakat saat Lebaran banyak mengarah ke tempat wisata.

Selain rute wisata di dalam kota, Transjakarta juga mempelajari kemungkinan penyesuaian armada untuk layanan TransJabodetabek, seperti rute ke Alam Sutera dan Bogor. Penambahan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Kita akan lihat 'demand'-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Transportasi Umum Gratis di Hari Lebaran

Pada hari H Lebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggratiskan seluruh layanan transportasi umum. LRT, MRT, JakLingko hingga Transjakarta bisa digunakan masyarakat tanpa biaya.

Namun, ada penjelasan teknis terkait tarif Rp0 yang kerap menjadi pertanyaan publik.

“Jadi begini, di sistem Transjakarta, MRT dan lainnya itu, kalau Rp0 tetap harus ada nilainya. Makanya dibuat jadi Rp1. Sebenarnya Rp1 dan Rp0 itu tidak ada bedanya bagi penumpang,” jelasnya.

Ia menambahkan sistem kartu uang elektronik tetap membutuhkan angka rupiah agar transaksi bisa diproses. Karena itu, tarif Rp0 secara teknis diubah menjadi Rp1.

“Karena tetap harus ada rupiah yang terbaca dan terpotong di sistem, maka Rp0 dikonversi jadi Rp1,” ungkap Welfizon.

Artinya, bagi masyarakat layanan tersebut tetap gratis, hanya saja secara sistem pembayaran tercatat Rp1 agar transaksi bisa berjalan normal.

Dengan tambahan armada dan kebijakan transportasi gratis, Lebaran 2026 di Jakarta bukan hanya tentang silaturahmi, tetapi juga kemudahan menjelajah kota, dari pesisir utara hingga ruang hijau di selatan.(Antara)