ID EN

Aturan Baru BWF 2027: World Tour Diperluas, Hadiah Tembus Rp452 Miliar

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:19

Penulis: Arif S

Turnamen Bulu Tangkis
Ilustrasi - Turnamen bulu tangkis.
Sumber: Pixabay

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan serangkaian aturan dan pembaruan besar yang akan diberlakukan pada 2027. Salah satu perubahan paling mencolok adalah lonjakan jumlah pertandingan dalam satu tahun yang hampir dua kali lipat. 

Kalender kompetisi bulu tangkis internasional menjadi jauh lebih padat. Ini mencerminkan ambisi BWF membawa bulu tangkis memasuki era pertumbuhan global yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Langkah besar ini tak berdiri sendiri. Perubahan struktur kompetisi sejalan dengan perpanjangan kerja sama jangka panjang BWF dengan mitra siaran dan komersial, Infront, hingga 2034. 

Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan siaran sekaligus meningkatkan nilai komersial bulu tangkis di pasar global.

Dalam pernyataannya, BWF menegaskan komitmen untuk mendefinisikan ulang struktur kompetisi, meningkatkan daya tarik komersial, menyempurnakan standar produksi siaran, serta menghadirkan pengalaman lebih berkualitas bagi atlet, penggemar, dan seluruh pemangku kepentingan.

Mulai 2027, jumlah pertandingan bulu tangkis untuk siaran televisi melonjak drastis, dari 1.410 menjadi sekitar 3.000 pertandingan. 

Peningkatan ini untuk memperluas jangkauan bulu tangkis di berbagai wilayah dunia dan memperkuat posisinya sebagai Olahraga global dengan daya tarik yang kian besar.

Tak hanya dari sisi siaran, BWF juga melakukan pembaruan besar pada struktur BWF World Tour. 

Rangkaian turnamen elite ini akan terdiri dari enam level dengan total 36 turnamen sepanjang musim. 

Salah satu poin utama adalah penetapan lima turnamen Super 1000, sekaligus integrasi turnamen Super 100 ke dalam rangkaian resmi World Tour.

Perubahan tersebut berdampak langsung pada peningkatan total hadiah tahunan BWF World Tour hingga 26,9 juta dolar AS (Rp452 miliar). 

BWF berharap langkah ini dapat mendongkrak prestise World Tour secara signifikan dan menjadikannya semakin kompetitif di tingkat global.

Lima turnamen Super 1000 di Asia dan Eropa juga akan mengusung format kompetisi yang diperluas. 

Pada sektor tunggal, turnamen Super 1000 akan diikuti 48 pemain dengan sistem babak grup, dilanjutkan ke fase gugur. 

Sementara itu, nomor ganda mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur.

Setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari, mencakup dua akhir pekan, dengan seluruh pertandingan disiarkan secara global. 

Adapun turnamen Super 750, 500, 300, dan 100 tetap digelar selama enam hari, meski jumlah pertandingan untuk siaran televisi akan ditingkatkan.

Skema ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kalender kompetisi sepanjang tahun, sekaligus mempertahankan kualitas pertandingan dan kondisi fisik atlet di semua level.

Pembaruan juga menyentuh kejuaraan beregu paling prestisius, yaitu Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman. 

Mulai 2027, kedua ajang tersebut akan menggunakan sistem fase grup, dilanjutkan babak gugur, sehingga setiap atlet memainkan minimal dua pertandingan.

Kebijakan ini bertujuan mengurangi eliminasi dini dan meningkatkan keterlibatan penggemar di berbagai wilayah. 

Jumlah peserta Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman juga akan ditambah, membuka peluang representasi internasional lebih luas dan persaingan semakin beragam.

Secara keseluruhan, BWF juga menerapkan format turnamen lebih terstruktur untuk meningkatkan kondisi bertanding para atlet. 

Penyesuaian durasi dan format kompetisi memungkinkan penjadwalan lebih seimbang serta memberikan waktu pemulihan lebih optimal.

Kebijakan ini sejalan dengan visi jangka panjang BWF dalam mendukung performa atlet sekaligus menjaga keberlanjutan karier mereka di tengah tuntutan kompetisi global yang terus meningkat.