Reed Kembali ke Elite Dunia Golf, Tiket PGA Tour Kian Dekat
Senin, 9 Februari 2026 | 17:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Pegolf Amerika Serikat Patrick Reed kembali menegaskan dominasinya di Timur Tengah dengan menjuarai Qatar Masters 2026 yang berakhir Minggu, 8 Februari 2026. Kemenangan di Doha Golf Club ini memperpanjang rangkaian performa impresif Reed sekaligus membuka jalur realistis baginya untuk mengamankan kartu penuh PGA Tour pada 2027.
Reed memastikan gelar setelah menutup putaran final dengan skor 2-under 70, cukup untuk menjaga jarak dari tekanan para pesaing terdekat. Sejak awal putaran, ia harus menghadapi ancaman Jacob Skov Olesen, sebelum Calum Hill sempat membuat situasi menegang di fase akhir kompetisi. Namun pengalaman dan kontrol permainan membuat Reed tetap berada di jalur juara.
Akhirnya, pegolf berusia 35 tahun itu finis dengan total 16-under 272, unggul dua pukulan dari kelompok pesaingnya. Gelar ini menjadi kemenangan kedua Reed di European Tour dalam tiga pekan terakhir, sebuah konsistensi yang jarang terjadi di level elite.
BACA JUGA
Kalender Puncak Golf Dunia, Venue Ikonik Major Championship 2026
Juara Tanpa Kemenangan, Jon Rahm Buka Suara soal Reformasi Format dan Sistem Poin LIV Golf
Dominasi Thailand, Jaravee Boonchant Kunci Gelar Indonesia Women’s Open 2026
Catatan Reed di Timur Tengah benar-benar mencolok. Dalam tiga turnamen beruntun di kawasan ini, ia meraih gelar juara Dubai Desert Classic, runner-up lewat playoff di Bahrain, dan kini kembali menang di Qatar. Tidak ada pegolf lain yang mampu membukukan total skor lebih rendah dalam tiga turnamen European Tour secara beruntun pada periode yang sama.
“Rangkaian hasil ini luar biasa, dua kemenangan dan satu posisi kedua. Kami tidak bisa meminta lebih dari ini,” kata Reed.
“Sangat spesial bisa meraih dua kemenangan di awal musim, dan semoga masih banyak yang akan datang.”
Dampak kemenangan ini terasa langsung. Reed dipastikan kembali menembus 20 besar peringkat dunia untuk pertama kalinya sejak 2021, sebuah tonggak penting yang turut mengubah arah kariernya. Awalnya, ia datang ke Dubai untuk mempersiapkan musim kelimanya di LIV Golf. Namun setelah menjuarai Dubai Desert Classic, Reed mengungkapkan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak dengan liga tersebut.
Reed kemudian memilih meninggalkan LIV Golf dan memusatkan fokus penuh pada European Tour demi mengamankan tiket kembali ke PGA Tour. Langkah itu terbukti tepat. Saat ini, ia memimpin Klasemen Race to Dubai dengan 2.259 poin, angka yang sudah melampaui batas poin terakhir yang dibutuhkan untuk mendapatkan kartu PGA Tour pada musim lalu.
Tak berhenti di sana, Reed juga membidik target prestisius lain, menjadi pegolf Amerika Serikat kedua yang menjuarai Race to Dubai, mengikuti jejak Collin Morikawa pada 2021. Dengan performa yang stabil dan momentum kuat, ambisi itu kini bukan sekadar wacana.
European Tour selanjutnya akan berlanjut ke rangkaian turnamen di Afrika dalam beberapa pekan ke depan. Reed pun dipastikan tampil di empat turnamen major tahun ini, berkat lonjakan peringkat dunianya, sebuah panggung ideal untuk melanjutkan kebangkitan kariernya.










